Derby Milan vs Inter Sepertinya si Miskin Kalah Lagi Lawan si Borjuis

Derby Milan vs Inter Sepertinya si Miskin Kalah Lagi Lawan si Borjuis

Derby Milan vs Inter ke-171 akan berlangsung Minggu (22/9) dinihari dengan si miskin kemungkinan akan kalah lagi melawan si borjuis.

Laga bigmatch antara Milan vs Inter akan terjadi hari Minggu. Hampir semua perkiraan menyebut bahwa tuan rumah akan kesulitan memberi tantangan berarti terhadap si borjuis, yang saat ini sedang dalam momentum terbaiknya dan menguasai puncak klasemen Liga Italia sebagai hasil dari tiga kemenangan.

Borjuis adalah julukan untuk Inter yang memisahkan diri dari klub Milan pada tahun-tahun awal pendirian mereka, sekitar 1908. Masalahnya sepele, terkait dengan nasionalisme yang saat itu sedang panas-panasnya di Italia: apakah akan mempekerjakan pemain asing atau tidak. Mereka yang tidak setuju dengan prinsip bahwa semua pemain harus warga negara Italia kemudian memisahkan diri. Dari situlah nama FC Internazionale berasal.

Julukan si miskin dan si borjuis muncul sejak awal perpisahan kedua klub asal Milan tersebut karena secara kebetulan pula para pendukung Inter berasal dari kalangan yang lebih mampu dan Milan sebaliknya. “Motoretta” adalah julukan bagi para pendukung Inter karena mayoritas datang dengan sepeda motor ke San Siro, sementara Rossoneri dijuluki “tramvee” karena datang ke stadion menggunakan transportasi umum. Hal-hal ini sudah kurang relevan dewasa ini. Terutama sejak era Silvio Berlusconi selaku orang kaya mendandani kamar ganti Rossoneri menjadi lebih cantik dan megah dibandingkan rival sekotanya itu.

Inter Menang Tiga dari Lima Perjumpaan Terkini

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Rossoneri diperkirakan kesulitan untuk menang dalam Derby Milan vs Inter hari Minggu dinihari. Tiga dari lima perjumpaan terkini berujung pada kemenangan bagi Inter. Satu imbang. Kelima laga terkini itu adalah sebagai berikut:

  • Milan 2-3 Inter, 17 Maret 2019, Serie A
  • Inter 1-0 Milan, 21 Oktober 2018, Serie A
  • Milan 0-0 Inter, 4 April 2018, Serie A
  • Milan 1-0 Inter, 27 Desember 2017, perempat final Coppa Italia
  • Inter 3-2 Milan, 15 Oktober 2017, Serie A

Jika diperpanjang lima laga lagi ke belakangnya maka situasinya sedikit lebih berimbang dengan tiga laga draw dan masing-masing satu kemenangan untuk setiap klub si kaya dan si miskin itu:

  • Inter 2-2 Milan, 15 April 2017, Serie A
  • Milan 2-2 Inter, 20 November 2016, Serie A
  • Milan 3-0 Inter, 31 Januari 2016, Serie A
  • Inter 1-0 Milan, 13 September 2015, Serie A
  • Inter 0-0 Milan, 19 April 2015, Serie A

Mengapa Derby Milan disebut Derby della Madonnina?

Kota Milan adalah kota yang datar. Hampir tidak ada bukit menonjol di atas kota. Sebutan Derby della Madonnina merujuk pada salah satu icon penting di kota itu, patung Sang Perawan Maria di puncak Kathedral Milan. Julukan lain bagi laga ini Derby Milano.

Selain Inter memiliki momentum usai tiga kemenangan di awal musim, secara sejarah Nerazzuri memiliki keunggulan saat tandang sebagai tim tamu di stadion milik mereka bersama, San Siro. Inter unggul sebanyak 31 kali dari 85 perjumpaan saat Rossoneri bertindak menjadi tuan rumah. Namun selisihnya tipis karena Inter kalah 29 kali dan imbang 25 kali. Menurut catatan dari situs Inter, sembilan dari 10 gol terakhir pada Derby Milano terjadi dalam 30 menit terakhir laga.