Disangkal, Pertukaran Paqueta dan Bernardeschi Tetap Bisa Terjadi

Paqueta Bisa Ditukar Bernardeschi

Gilabola.com – Walaupun sempat disangkal oleh Juventus dan AC Milan, namun kabarnya rencana pertukaran pemain antara Federico Bernardeschi dan Lucas Paqueta masih bisa saja terjadi.

Rumors tentang rencana pertukaran antara dua pemain tersebut mulai terdengar beberapa hari lalu. Namun tidak lama kemudian sempat disangkal secara langsung oleh direktur Juve, Fabio Paratici dalam sebuah statementnya pada media.

Akan tetapi menurut pemberitaan dari Tuttomercatoweb, barter antara kedua tim masih bisa terjadi di hari-hari terakhir menjelang ditutupnya bursa transfer Januari. Kabarnya perwakilan dari kedua pemain sedang berusaha mencari jalan untuk membuat rencana pertukaran itu bisa terjadi.

Mengingat kesulitan dua pemain tersebut menembus first eleven masing-masing klub mereka, potensi transfer tersebut sangat mungkin. Kendala utama kemungkinan dari penilaian masing-masing tim terhadap harga pemain yang sekiranya dilibatkan dalam barter tersebut.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

Baik Juve ataupun Milan harus mampu menyamakan visi mereka mengenai nilai dari kedua pemain yang rencananya akan dibarter tersebut. Jika kedua tim tidak mampu mencapai kesepakatan mengenai valuasi mereka akan masing-masing pesepakbola muda tersebut, rasanya pertukaran itu akan sangat sulit dilakukan.

Baik Bernardeschi maupun Paqueta didatangkan dengan harga yang cukup tinggi untuk ukuran pemain muda. Mantan punggawa Fiorentina itu dibeli Juve dengan bandrol 40 juta Euro, sedangkan gelandang muda Brazil didatangkan I Rossoneri dengan harga 35-juta Euro plus bonus yang bisa mencapai total 45 juta Euro.

Saat ini, Bernardeschi sepertinya akan lebih bisa mendapatkan tempat inti di skuad Merah Hitam dibandingkan Juventus. Hal ini dikarenakan kemampuan gelandang serang tersebut untuk bermain sama baiknya di posisi sayap.

Sementara itu, Paqueta sendiri juga dianggap akan lebih bisa mendapatkan tempat di dalam squad Maurizio Sarri. Penyebabnya memang karena Sarri memainkan tiga pemain di lini tengah, selain itu mantan pemain Flamengo itu juga bisa bermain di belakang striker.

Hingga saat ini tentunya belum ada titik terang dari potensi transfer ini, namun pembicaraan masih terus berlangsung. Menarik untuk dinanti apakah kedua tim akan kembali terlibat dalam jual beli pemain antara mereka, seperti yang sudah sering mereka lakukan di musim-musim sebelumnya.