Ditinggal Manajernya Pergi, Bomber Inter Romelu Lukaku : Terima Kasih, Antonio Conte

Gilabola.com – Romelu Lukaku telah menjadi pemain favorit Antonio Conte selama kerjasama mereka di Inter Milan dua tahun belakangan ini dan penyerang Belgia itu merasakan kehilangan yang mendalam usai kepergian manajernya dari Giuseppe Meazza.

Romelu Lukaku mengirimkan pesan menyentuh kepada Antonio Conte setelah sang pelatih memutuskan kontraknya di Inter Milan karena ketidaksepahaman dengan pemilik klub yang ingin menjual para pemain bintang demi mengatasi krisis finansial mereka.

Penyerang Belgia telah menjadi striker idola manajer Italia sejak bos berusia 51 tahun itu masih menjadi manajer di Chelsea, sayang upaya kerjasama mereka gagal lantaran Manchester United mengalahkan The Blues untuk mendapatkan tanda tangan bomber tersebut dari Everton.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Waktu Romelu Lukaku di Old Trafford kemudian tak berjalan mulus, dan itu membawanya untuk pindah ke Giuseppe Meazza untuk akhirnya mempertemukan dirinya dengan Antonio Conte, yang langsung menjadikannya sebagai syarat transfer untuk menerima pinangan Inter Milan sebagai manajer.

Mantan bos Juventus dan Chelsea itu terbukti mampu mentransformasi bomber 28 tahun menjadi striker yang lebih komplit dan gahar di depan gawang, langsung mencetak 34 gol dan enam assist dalam 51 penampilannya di musim perdananya.

Romelu Lukaku terus mempertahankan performa dahsyatnya di musim keduanya bersama Inter Milan, mengakhiri musim 2020/2021 dengan 30 gol dan 10 assist dalam 44 penampilan, membantu klub menjuarai scudetto untuk pertama kalinya dalam 11 tahun.

Sayang kerjasama keduanya harus berakhir di musim ini setelah Inter Milan dipastikan telah memutuskan kontraknya di Inter Milan karena tak sejalan dengan proyek pemilik klub, sesuatu yang meninggalkan kesedihan bagi bomber internasional Belgia tersebut.

Romelu Lukaku pun langsung mengirim pesan menyentuh pada manajernya melalui akun instagramnya, mengatakan, “Tahun 2014 kami berbicara untuk pertama kalinya dan kami memiliki ikatan sejak saat itu. Kami memiliki banyak momen untuk bekerja sama, tetapi hanya Tuhan yang tahu mengapa hal itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Anda datang pada waktu yang tepat dan pada dasarnya mengubah saya sebagai pemain dan membuat saya lebih kuat secara mental dan yang lebih penting kami menang bersama!”

“Menang adalah semua yang terpenting bagi Anda dan saya senang bahwa saya telah menjadikan Anda sebagai pelatih saya. Saya akan menjaga prinsip Anda selama sisa karir saya (persiapan fisik, mental, dan dorongan untuk menang), itu menyenangkan pernah memiliki kesempatan bermain untuk Anda! Terima kasih atas semua yang telah Anda lakukan. Saya sangat berhutang budi pada Anda.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO