Drama Gol Menit Akhir di Turin, Cara Juventus Buat Biancocelesti Menangis di Akhir Laga

Juventus berhasil menghindari kekalahan di kandang sendiri setelah bangkit dari posisi tertinggal dua gol dan menahan Lazio dengan skor imbang 2-2. Gol Weston McKennie dan sundulan Pierre Kalulu di menit akhir memastikan satu poin bagi Bianconeri dalam laga yang berlangsung dramatis.

Lazio sempat berada di atas angin lewat gol Pedro pada akhir babak pertama dan Gustav Isaksen sesaat setelah jeda. Namun Juventus menunjukkan daya juang tinggi hingga detik terakhir pertandingan.

Juventus Tampil Menyerang, Lazio Unggul Lebih Dulu

Juventus datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri cukup baik meski baru saja menelan kekalahan telak 0-3 dari Atalanta di perempat final Coppa Italia. Kabar positif datang sebelum laga dimulai, ketika Kenan Yildiz menandatangani kontrak baru dan cukup fit untuk kembali masuk starting eleven. Juventus juga mengubah skema menjadi empat bek.

Lazio sendiri menyambut kembalinya Alessio Romagnoli dan Nuno Tavares setelah kepindahan mereka pada Januari gagal terwujud. Namun tim tamu kehilangan Luca Pellegrini yang menjalani skorsing, serta Mattia Zaccagni, Manuel Lazzari, dan Samuel Gigot yang absen karena cedera.

Peluang berbahaya pertama lahir dari Juventus. Sundulan keras Gleison Bremer menyambut umpan silang Kalulu memaksa Ivan Provedel melakukan penyelamatan refleks untuk menepis bola yang mengarah ke bawah mistar.

Juventus sempat mengira unggul lebih dulu lewat tembakan Teun Koopmeiners dari luar kotak penalti. Namun gol tersebut dianulir karena Khephren Thuram berada dalam posisi offside dan dinilai mengganggu jalur bola.

Lazio justru memecah kebuntuan pada menit tambahan babak pertama. Daniel Maldini merebut bola dari Manuel Locatelli di tengah lapangan sebelum mengalirkannya ke sisi kiri. Pedro kemudian melepaskan tembakan menyilang yang sempat membentur Bremer dan mengecoh Michele Di Gregorio di tiang dekat.

Lazio Menjauh, Juventus Mulai Bangkit

Keunggulan Lazio bertambah hanya beberapa saat setelah babak kedua dimulai. Umpan jauh Danilo Cataldi mengirim Isaksen berlari di sisi kanan, menahan tekanan Andrea Cambiaso, lalu melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang bersarang di bawah mistar gawang.

Juventus mencoba merespons. Provedel masih mampu menepis sepakan melengkung Yildiz, sementara peluang Lazio lewat Fisayo Dele-Bashiru gagal berbuah gol karena sentuhan pertamanya terlalu berat.

Momentum berubah ketika Juventus memperkecil ketertinggalan. Provedel kembali melakukan penyelamatan dari tembakan Edon Zhegrova, tetapi bola muntah berlanjut dengan umpan silang Cambiaso yang disambut sundulan McKennie dari jarak sekitar enam meter.

Juventus semakin menekan. McKennie hampir mencetak gol kedua saat menyambar umpan Cambiaso lainnya, sementara tembakan rendah Locatelli melintas tipis di sisi gawang.

Lazio sempat mendapatkan peluang emas untuk mengunci kemenangan pada menit ke-86. Serangan balik cepat diakhiri umpan Nuno Tavares yang diteruskan Dele-Bashiru, tetapi Tijjani Noslin secara mengejutkan melepaskan tembakan melambung dari jarak sekitar 13 meter tanpa kawalan.

Kalulu Jadi Penyelamat di Menit Terakhir

Tekanan Juventus akhirnya membuahkan hasil di masa tambahan waktu. Umpan silang Jeremie Boga dari sisi kiri jatuh tepat ke arah Kalulu, yang menyundul bola dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-96.

Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 2-2, sekaligus memastikan Juventus terhindar dari kekalahan setelah sempat tertinggal dua gol. Hasil ini menjadi suntikan moral penting bagi Juventus, sementara Lazio harus menyesali peluang emas yang terbuang di penghujung laga.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!