
Gilabola.com – Juventus akhirnya kembali merasakan kemenangan di Serie A setelah bangkit dari ketertinggalan dan menundukkan Cagliari 2-1. Kenan Yildiz menjadi tokoh utama di Allianz Stadium dengan dua gol penentu, sementara Dusan Vlahovic harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat cedera otot.
Awal Laga yang Berjalan Berat untuk Juventus
Setelah sebelumnya hanya meraih tiga hasil imbang beruntun di semua kompetisi, Juventus datang dengan kepercayaan diri usai mengalahkan Bodo/Glimt 3-2 di Liga Champions tengah pekan.
Massimiliano Allegri kembali menurunkan Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz sebagai starter, meski kondisi Federico Gatti dan Michele Di Gregorio belum sepenuhnya fit. Beberapa nama penting seperti Daniele Rugani, Gleison Bremer, Arek Milik, dan Carlo Pinsoglio masih absen karena cedera.
Cagliari datang dengan modal minim kemenangan sejak 19 September, namun tetap menunjukkan perlawanan seperti saat menahan Udinese dan Como, serta terlibat dalam duel 3-3 kontra Genoa. Pasukan tamu kehilangan banyak pemain seperti Yerry Mina, Luca Mazzitelli, Marko Rog, Ze Pedro, dan Andrea Belotti.
Marco Palestra langsung menebar ancaman sejak menit awal. Ia sempat menekan Filip Kostic di kotak penalti dan mencoba melakukan serangan balik, namun Teun Koopmeiners mampu melakukan blok penting untuk mengamankan situasi.
Upaya Palestra kembali membuahkan hasil pada menit ke-26. Pemain muda Cagliari itu mencuri bola dari Kostic di sisi kanan dan mengirim umpan tarik yang memicu kemelut. Sebastiano Esposito bereaksi paling cepat dan mencocor bola dari jarak dekat untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Yildiz Balikkan Momentum dengan Dua Gol Cepat
Keunggulan Cagliari tak bertahan lama. Juventus merespons hanya satu menit kemudian ketika Khephren Thuram memenangkan duel di lini tengah dan memberikan bola kembali kepada Kenan Yildiz. Tanpa banyak kontrol, Yildiz melepaskan tembakan luar kaki dari jarak sekitar 12 meter yang langsung menaklukkan Elia Caprile. Skor berubah menjadi 1-1.
Namun kebahagiaan Juventus sempat terusik. Dusan Vlahovic, yang sebelumnya menguji Caprile dengan tendangan sudut sempit, mengalami masalah otot saat melepaskan tembakan tersebut. Penyerang Serbia itu tampak kesakitan dan meninggalkan lapangan dengan ekspresi kecewa, digantikan Jonathan David.
Juventus terus menekan. Francisco Conceicao dan Weston McKennie sama-sama membuang peluang, tetapi gol kedua akhirnya tiba pada waktu tambahan babak pertama. McKennie memberikan back-heel brilian kepada Pierre Kalulu di sisi kanan, dan bek serbaguna itu mengirim umpan mendatar. Yildiz menguasai bola, menggiring melewati dua pemain Cagliari, lalu melepaskan penyelesaian akurat ke sudut bawah gawang. Juventus membalikkan kedudukan 2-1.
Cagliari Berusaha Membalas, Juventus Jaga Keunggulan
Setelah jeda, Juventus mendapatkan peluang emas melalui Conceicao yang menerima umpan terobosan dari Jonathan David, tetapi penyelesaiannya kurang bersih. Koopmeiners juga nyaris mencetak gol ketika tembakannya hanya melenceng tipis.
Cagliari kemudian balik menekan. Peluang terbaik datang dari Riyad Idrissi yang menerima umpan luar biasa dari Esposito dan memaksa Mattia Perin melakukan penyelamatan penting di tiang dekat.
Conceicao memiliki dua peluang lagi yang sayangnya berakhir sia-sia—satu melambung, dan satu lagi tepat ke arah Caprile. Sementara itu, Cagliari menuntut penalti pada masa tambahan setelah sundulan Gennaro Borrelli mengenai tangan Fabio Miretti, tetapi tayangan ulang menunjukkan bola justru mengenai pemain Cagliari sendiri.
Juventus mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi, memastikan tiga poin penting dalam persaingan papan atas.
