Eks Real Madrid Dipaksa Jadi Bek Tengah, Katanya: Saya Menikmatinya

Disulap Andrea Pirlo Jadi Bek Tengah, Danilo : Saya Malah Menikmatinya!

Gila Bola – Mantan pemain belakang Real Madrid dan Manchester City ini dipaksa bermain dalam posisi bek tengah untuk Juventus, berbeda dari peran tradisionalnya sebagai bek kanan. Tapi ia mengatakan menikmati peran barunya di bawah asuhan pelatih Andrea Pirlo.

Bek Brasil Danilo kembali diturunkan sebagai bagian dari tiga bek tengah sejajar bersama Leonardo Bonucci dan Merih Demiral, termasuk di antara pemain yang performanya meningkat di bawah asuhan pelatih anyar Juventus, Andrea Pirlo.

Danilo menjelaskan mengapa dia yang sejatinya merupakan bek kanan mengaku justru menikmati peran barunya sebagai bagian dari tiga bek tengah Bianconeri usai hasil imbang 1-1 timnya melawan Verona di Allianz Stadium, Senin (26/10).

Juara bertahan Liga Italia itu memulai musim baru 2020/2021 dengan sejumlah masalah pada lini tengah pertahanan, dengan Giorgio Chiellini, Merih Demiral dan Matthijs de Ligt bergantian cedera.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Hal ini membuat manajer Andrea Pirlo bereksperimen dengan memainkan Danilo sebagai bek tengah dalam formasi tiga bek tengah sejajar pada beberapa pertandingan. Hebatnya, bek Brasil 29 tahun itu mampu menyesuaikan diri dengan baik.

Mantan bek Manchester City itu merupakan salah satu dari pemain Juventus yang performanya meningkat di bawah asuhan bos baru, dan kini dia mengungkapkan bahwa dirinya sangat menikmati peran baru yang dipercayakan padanya di musim ini.

“Ini pertandingan yang sulit, karena Verona berlari sangat cepat dan kami perlu mengumpan bola dengan cepat, yang juga berarti pergerakan bola secara kilat,” kata Danilo kepada JTV dan Sky Sport Italia. “Saya pikir Verona akan fokus pada serangan balik, karena itu adalah gaya mereka, tetapi kami siap mengorbankan diri kami sendiri dan bekerja keras untuk tim.”

“Saya bermain sebagai bek kiri berkali-kali (posisi aslinya sebagai bek kanan), jadi itu tidak banyak berubah (untuk bermain sebagai bek tengah kiri), tapi saya juga bisa bergerak lebih jauh ke tengah dan itu memungkinkan saya melihat lebih banyak bola, mengopernya dari belakang, dan itu adalah sesuatu yang sangat saya nikmati. Itu juga mempermudah penyerang kami jika kami memulai dari belakang dan membangun serangan dari kedalaman pertahanan.”