Faktor Cedera Disebut Jadi Kunci Menurunnya Performa Milan

Gilabola.com – Legenda AC Milan, Ruud Gullit merasa faktor cedera yang terus melanda mantan klubnya menjadi alasan utama mengapa performa mereka menurun pada beberapa laga terakhir.

Sempat beberapa pekan menjadi pemimpin klasemen Serie A, kini AC Milan harus puas berada di posisi ke dua dan bahkan harus tertinggal empat poin dari Inter Milan. Penampilan mengecewakan dari skuad Merah Hitam pada empat laga terakhir di semua kompetisi, termasuk dua di Serie A pastinya membuat mereka harus kehilangan posisi puncak tersebut.

Banyak pihak berusaha memberikan analisa mereka mengenai alasan menurunnya performa dari Milan, termasuk mantan bintang mereka, Ruud Gullit. Mantan gelandang serang asal Belanda tersebut tidak terlalu banyak menyinggung faktor teknis atau taktik, tetapi lebih ke masalah cedera pemain yang tidak pernah berhenti mengganggu tim asuhan Stefano Pioli.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Berbicara kepada La Gazzetta dello Sport, Gullit tidak ingin menyalahkan pemain atau pelatih tetapi lebih ke permasalah cedera yang akhirnya memberikan pengaruh langsung kepada Milan. Sang legenda merasa kondisi tersebut pada akhirnya membuat skuad Merah Hitam sedikit kehilangan kemampuan untuk menampilkan performa terbaik di lapangan.

Akan tetapi, meskipun penampilan dari I Rossoneri tengah menurun, Gullit tetap gembira melihat mantan klubnya itu bisa kembali bersaing meraih gelar juara. Memang sudah lama skuad Merah Hitam mampu menjadi salah satu tim yang bersaing ketat untuk memenangkan gelar.

Musim ini, tentunya Gullit tetap berharap Milan akan terus mampu bersaing meskipun baginya favorit juara masih tetap Juventus. Inter memang masih memimpin klasemen tapi tentunya masih cukup banyak pertandingan tersisa yang bisa merubah kondisi persaingan di Serie A musim ini.

Selain membahas mengenai performa dari Milan di Serie A, mantan pelatih Chelsea tersebut juga melihat mengenai pertemuan dari skuad Merah Hitam di Liga Europa nanti dengan Manchester United. Meskipun klub Premier League itu lebih diunggulkan, tetapi bagi Gullit mantan klubnya tentu tetap memiliki perluang, karena situasi di United yang masih tetap tidak menentu dan tekanan selalu ada bagi Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih.