Fikayo Tomori Disebut Punya Kualitas yang Jarang Ada di Italia

Gila Bola – Bek AC Milan yang dipinjam dari Chelsea, Fikayo Tomori mendapatkan pujian dari rekan setimnya, Simon Kjaer yang merasa pemain asal Inggris itu memiliki kualitas yang jarang ada di sepak bola Italia.

Diboyong dari Chelsea dengan status pinjaman beserta opsi pembelian pada Januari lalu, tidak butuh waktu lama bagi Fikayo Tomori untuk memberikan kesan positif di klub barunya, AC Milan. Pemain asal Inggris itu langsung mendapatkan kepercayaan yang cukup besar dari pelatih Stefano Pioli serta rekan-rekan setimnya untuk bermain sejak menit awal pada beberapa laga.

Pujian memang banyak berdatangan bagi Tomori, termasuk rekan setimnya sendiri, Simon Kjaer. Berbicara pada konferensi pers yang dilansir Football Italia, Kjaer mengaku dirinya memang cukup terkesan dengan penampilan dari bek asal Inggris berusia 23-tahun itu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Meski awalnya tidak mengenal Tomori, tetapi Kjaer tidak bisa menyangkal bahwa dirinya memang menyukai kualitas yang dimiliki rekan setimnya tersebut. Menurut bek timnas Denmark itu, kemampuan yang dimiliki oleh pemain pinjaman Chelsea itu sangat jarang ada di sepak bola Italia.

Tomori disebut memiliki kecepatan dan juga sangat agresif sebagai seorang pemain belakang, tidak hanya itu dia juga memiliki mentalitas yang bagus. Semua kualitas yang ada itu membuatnya memang cukup layak mendapatkan kesempatan dengan skuad Merah Hitam sejak kedatangannya.

Namun, semua pujian itu tetap harus terus dibuktikan oleh Tomori di lapangan, termasuk pada laga tengah pekan ini di Liga Europa. Milan akan kembali berhadapan dengan Manchester United pada leg kedua di San Siro dimana kedua tim akan berusaha memastikan tiket menuju babak selanjutnya.

Tomori sendiri bermain cukup baik pada leg pertama yang berakhir imbang 1-1, tetapi ujian tentu belum berakhir bagi Milan dan untuk sang pemain sendiri. Bek 23-tahun itu tampaknya akan kembali berduet dengan Kjaer di lini belakang I Rossoneri, mengingat Alessio Romagnoli kondisinya masih belum terlalu fit untuk bermain.

Menurut Kjaer lagi, pertemua kedua melawan Man United memang layaknya sebuah laga final. Milan sendiri dipastikan akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa menang dan melangkah ke babak selanjutnya.