Fikayo Tomori Tak Tertekan Walau Transfernya 479 Miliar

Gilabola.com – Bek AC Milan, Fikayo Tomori tegaskan nilai transfernya yang mencapai 479 miliar tidak membuatnya tertekan. Sebaliknya, ia malah senang berada di San Siro lantaran sejak awal datang mendapatkan sambutan hangat.

Setelah tidak mendapatkan tempat di tim utama Chelsea, sang pemain langsung dipinjamkan ke raksasa Liga Italia pada bursa transfer Januari 2021. Kedua klub sepakat sang pemain hanya akan dipinjam selama setengah musim dan dengan opsi dipermanenkan.

Menariknya, selama berada di AC Milan sang bek tampil gemilang di bawah arahan Stefano Pioli dengan bermain reguler. Tercatat Fikayo Tomori tampil dalam 22 pertandingan dan mencetak 1 gol. Selain itu, ia juga berhasil membantu Rossoneri finis di peringkat kedua klasemen Liga Italia 2020/21.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dengan catatan tersebut, kubu AC Milan langsung mengaktifkan opsi permanen pemain sepak bola berusia 23 tahun di musim panas ini dari Chelsea. Namun, untuk tetap mempertahankannya di San Siro tim merah hitam harus mengeluarkan biaya sebesar 28 juta euro atau sekitar 479 miliar rupiah. Kemudian ia juga mendapatkan kontrak hingga 2025 mendatang.

Di sisi lain, perekrutan Fikayo Tomori dikabarkan menjadi salah satu perekrutan mahal sejak Paolo Maldini menjadi direktur teknik klub. Meski demikian, pemain jebolan akademi klub sepak bola asal London Barat mengaku tak tertekan dengan label harganya tersebut.

Berbicara kepada Il Corriere della Sera, sang pemain mengatakan sejatinya tidak ada tekanan. Ia malah menyebutkan banyak orang yang membantunya di Milan dan menilainya sebagai langkah yang tepat bergabung dengan klub papan atas Serie A.

Fikayo Tomori juga menjelaskan semua orang telah menyambutnya dengan baik sejak ia pertama kali tiba di AC Milan. Menurutnya, Rossoneri adalah tim sepak bola yang hebat di mana dilengkapi dengan fasilitas yang bagus.

Selain itu, sang pemain juga menjelaskan jika Milan merupakan tim yang berkembang dan dibuktikan dengan musim lalu finis di peringkat kedua Liga Italia. Sehingga ia menilai klubnya berada di jalur yang tepat dan berharap agar di musim baru bisa melanjutkan tren positif seperti musim lalu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO