Gaji Luis Suarez di Juventus Menyedihkan, Dipotong 120 Milyar

Gaji Luis Suarez di Juventus Menyedihkan, Dipotong 120 Milyar

Gilabola.com – Tahu gak berapa gaji baru Luis Suarez di Juventus? El Pistolero harus merelakan dirinya menjadi lebih miskin 120 Milyar per tahun dibandingkan gajinya di Barcelona.

Pengumuman resmi Lionel Messi yang menyatakan bertahan di Barcelona sempat memunculkan rumor bahwa rekannya di lini depan Luis Suarez mungkin akan mengikuti jejaknya dan bertahan di Camp Nou. Namun laporan terkini dari Spanyol menunjukkan bahwa penyerang Uruguay itu tetap dalam perjalanan keluar dari Nou Camp dan sedikit lagi akan menyelesaikan kepindahannya ke Juventus.

Laporan dari Marca menyebutkan bahwa penyerang 33 tahun sudah menyepakati kontrak tiga tahun, perinciannya adalah kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun lagi. Dia juga akan mendapatkan bayaran 175 Milyar rupiah per tahun, lebih rendah dari apa yang didapatkannya di Barcelona sebesar 295 Milyar per tahun. Mendekati setengah dari gajinya di Nou Camp.

Akan tetapi ada alasan mengapa juara Serie A bisa membayar Luis Suarez lebih sedikit karena memang aturan pajak yang berbeda. Potongan pajak di Italia jauh lebih kecil dari potongan pajak di Spanyol dan ini menguntungkan pihak Turin selain sang striker Uruguay.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Aturan pajak di Spanyol memang dikenal sangat memberatkan. Warga negara asing yang tinggal lebih dari 183 hari di negara tersebut bisa menanggung jumlah pajak yang bervariasi antara 24 persen hingga 45 persen dari pendapatan, tergantung tempat tinggal wajib pajak. Hal ini mendorong terjadinya banyak kasus penggelapan pajak di sana.

Masalah tersisa Luis Suarez kini hanya bagaimana dia menyelesaikan kontraknya di Barcelona yang tersisa setahun lagi, dengan dia dilaporkan minta uang pesangon tambahan di luar sisa gajinya selama setahun ke depan. Blaugrana memang ingin bisa segera melepas penyerang Uruguay itu musim panas ini sebagai bagian dari peremajaan skuad. Selain itu juga karena situasi kontraknya saat Barca harus secara otomatis memperpanjang kontrak top skor kedua sepanjang sejarah mereka itu jika dia bermain sebanyak 60 persen pertandingan pada musim 2020/2021 mendatang.

Raksasa Catalonia tersebut juga ingin menerima bayaran berupa bonus dari juara Serie A itu, yang akan bergantung pada performa Luis Suarez selama di Liga Italia maupun di Liga Champions musim depan, persis seperti kontrak Ivan Rakitic di Sevilla.