Gara-gara Degradasi, Pembunuh Juventus Ini Disiksa Naik Bus 12 Jam Untuk Laga Terakhir Liga Italia

Gilabola.com – Juventus mungkin menjalani musim yang sulit, tapi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akan tertawa melihat klub Nenek Sihir yang mengalahkan mereka 0-1 pada 21 Maret 2021 ini dipaksa naik bus selama 12 jam untuk matchday terakhir Serie A, sebagai hukuman setelah terdegradasi.

Benevento dilaporkan menghukum para pemain dan pelatih mereka setelah turun ke divisi kedua Liga Italia, dengan memaksa skuad melakukan perjalanan 12 jam yang melelahkan menggunakan bus menuju laga terakhir musim melawan Torino.

Hasil imbang Benevento 1-1 melawan Crotone 16 Mei lalu, selain draw Torino 0-0 lawan Lazio 18 Mei menyebabkan laga terakhir Gli Stregoni di Torino menjadi tidak ada artinya. Sebuah kemenangan atas Torino pun akan gagal menyelamatkan nasib Benevento. Klub berjuluk Nenek Sihir ini dipastikan berlaga di Serie B musim depan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Menurut laporan dari Calciomercato.com, Presiden Oreste Vigorito sangat marah dengan fakta ini dan memutuskan dia tidak akan membayar tiket pesawat tim untuk laga akhir pekan ini.

Sebaliknya, dia memaksa skuad dan pelatih Pippo Inzaghi untuk melakukan perjalanan menggunakan bus selama 12 jam ke Turin. Benevento adalah kota di dekat Naples di sisi selatan Italia, sementara Turin berada di utara Italia, dekat perbatasan dengan Perancis. Jadi ini seperti perjalanan menempuh nyaris seluruh wilayah Italia.

Channel Gilabola di Youtube

Usul naik bus ini dikemukakan oleh kelompok ultras di Curva Sud, yang mengajukan keberatan dengan ide bahwa Benevento mungkin akan mengirim tim yunior Primavera untuk bermain ke Turin, setelah memastikan laga terakhir tidak berarti apa-apa.

“Kami tidak setuju,” bunyi pernyataan mereka. “Tim melakukan perjalanan sepanjang musim dengan pesawat jet charter yang sangat nyaman. Kami berharap kali ini mereka bisa naik bus tim yang sederhana.”

Benevento promosi dari Serie B musim panas 2020 dan menjalani paruh pertama musim dengan cukup baik, duduk di posisi ke-10.┬áNamun, sejak pertengahan musim mereka hanya berhasil meraih satu kemenangan – saat tandang ke Juventus – tujuh kali seri dan 10 kekalahan dan terjun bebas ke posisi 18.

AHABET
AHABET