Gelandang Muda Milan Akui Sempat Alami Kesulitan Karena Formasi

Gila Bola – Gelandang muda AC Milan, Sandro Tonali tidak menampik dirinya sempat mengalami kesulitan beradaptasi di awal musim karena perbedaan formasi yang dimainkan Milan dengan saat dia masih di Brescia.

Diboyong dari Brescia pada awal musim lalu dengan status pinjaman berbayar senilaiĀ  Rp 171 Miliar serta opsi untuk membeli dengan harga sebesar Rp 257 Miliar, Sandro Tonali memang sebuah investasi yang tidak murah bagi AC Milan. Namun, performa sang pemain pada awal bahkan hingga pertengahan musim, dinilai masih belum terlalu maksimal jika dibandingkan dengan potensi yang dia miliki.

Akan tetapi, beberapa laga terakhir, sang pemain mulai memperlihatkan performa yang semakin konsisten dan lebih solid dalam memperkuat timnya. Tonali sendiri memang tidak menampik bahwa dia sempat mengalami kesulitan beradaptasi dengan tim barunya, tetapi itu lebih dikarenakan faktor teknis, yakni perbedaan formasi.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Berbicara kepada Milan TV, Tonali mengatakan bahwa meskipun pernah memainkan dengan formasi dua gelandang bertahan yang dimainkan oleh pelatih Stefano Pioli di Milan, tetapi tiga tahun terakhir sang pemain tidak menggunakannya. Selama bermain dengan Brescia, gelandang timnas Italia itu memang praktis bermain dengan format tiga pemain tengah pada formasi 4-3-3 yang fungsi serta penerapannya tentu berbeda dengan 4-2-3-1.

Akan tetapi, Tonali merasa dirinya kini memang sudah mulai bisa beradaptasi karena memang itu adalah bagian dari perjalanan yang harus dia lalui jika ingin menjadi pemain dari Milan. Selain itu, gelandang 20-tahun tersebut juga mengungkapkan bahwa di lapangan dia sangat terbantu oleh keberadaan dari rekan setimnya, Franck Kessie yang disebut sangat pintar dan selalu bersedia untuk membantu.

Sayangnya saat performa Tonali semakin membaik, hasi dari Milan di Serie A saat ini justru mengalami penurunan. Akhir pekan kemarin, skuad Merah Hitam kembali menelan hasil buruk saat bermain di kandang sendiri setelah dikalahkan oleh Napoli 1-0.

Tonali sendiri tetap berharap bahwa timya tidak kehilangan semangat mereka dan terus berjuang mengejar target tertinggi. Sang pemain tentunya tidak ingin rekan-rekan setimnya menyerah sebelum semuanya memang sudah benar-benar berakhir.

AHABET
AHABET