Gelandang Sampdoria Merasa Banyak Tim Serie A Sembunyikan Data Corona

Ramirez Merasa Banyak Tim Serie A Sembunyikan Data Corona

Gilabola.com – Gelandang menyerang Sampdoria, Gaston Ramirez, mempertanyakan kejujuran banyak tim Serie A mengenai data pemain mereka yang terkena virus corona.

La Samp memang tercatat sebagai salah satu klub dengan beberapa pemain yang dikonfirmasi positif terkena Corona. Namun, kondisi sudah membaik dengan bukti bahwa para pemain sudah dibebaskan dari fase isolasi pribadi mereka meskipun masih harus tetap mentaati peraturan karantina dari Italia sendiri.

Gelandang Sampdoria, Ramirez merasa bangga bahwa klubnya memutuskan untuk terbuka dengan laporan mereka mengenai kasus coronavirus yang mereka alami. Menurut pemain asal Uruguay tersebut, keputusan yang diambil Il Blucerchiati adalah hal tepat bila dibandingkan dengan kebijakan beberapa klub lain di Serie A.

Ramirez merasa banyak tim Liga Italia yang menyembunyikan data mengenai para pemainnya yang mengidap coronavirus. Gelandang serang tersebut tidak percaya jika hanya Sampdoria dan beberapa tim lain saja yang para pemain atau staffnya terpapar virus tersebut.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

“Kita menghadapi kondisi darurat yang kami alami dengan tenang, sering mendengar kabar dari rekan-rekan kami yang terinfeksi virus tersebut, dan mereka sudah meyakinkan kami tentang kondisi mereka,” ujar Ramirez kepada Il Secolo XIX yang dikutip oleh Football Italia.

“Sampdoria tidak menutupi apapun, banyak tim-tim lain yang melakukan sebaliknya, dan saya tidak mengerti. Apakah orang-orang hanya merasa bahwa di Serie A, hanya Sampdoria yang memiliki lima, enam atau tujuh pemain yang terinfeksi?”

Menurut mantan pemain Southampton itu lagi, menyampaikan fakta mengenai pemain yang sudah terinfeksi virus itu bukalah sebuah kejahatan, melaikan etika yang berhubungan dengan kesehatan. Ramirez merasa menyembunyikan data yang benar malah mengurangi respek kepada tim lain yang sudah transparan dengan hal itu, termasuk juga dengan pihak-pihak yang kemungkinan sudah berhubungan dengan yang terinfeksi.

“Mengungkapkan jika kamu terkena virus itu bukanlah sebuah tindakan kriminal, itu sebuah hal yang berhubundan dengan kesehatan, etika. Jika anda ingin memenangkan perang, anda harus mengisolasi yang terinfeksi.”

“Itu mengurangi respek terhadap mereka yang sudah bertindak secara terbuka dan kepada orang-orang yang sudah melakukan kontak dengan yang terinfeksi.”