Gennaro Gattuso Geram dengan Permainan Skuad AC Milan

Gennaro Gattuso kecewa berat dengan permainan anak asuhnya di laga lawan Cagliari yang berakhir imbang 1-1, dengan AC Milan kebobolan lebih dulu.

Para suporter tuan rumah di Sardegna Arena riuh bersorak kala Joao Pedro membobol gawang Gianluigi Donnarumma pada menit ke-4, Senin dini hari.

Tim tamu baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 55 melalui striker anyar Milan, Gonzalo Higuain, tapi papan skor tidak berubah bagi kedua kesebelasan sampai peluit panjang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Hasil imbang ini bukan berarti Rossoneri tidak bisa memberikan ancaman, terbukti dengan dua tendangan Suso yang memaksa Alessio Cragno melakukan penyelamatan dan sebuah sundulan Higuain, yang hanya bisa melebar dari target.

YouTube player

Gennaro Gattuso merasa kecewa dengan permainan anak asuhnya, terutama pada menit-menit awal laga sehingga kecolongan satu gol.

“Awalan laga yang kami miliki adalah masalah yang harus kami selesaikan,” ucap sang pelatih pada Sky Sport Italia. “20 menit pertama cukup memalukan. Jika Anda tertinggal dua gol tanpa balas dalam laga seperti ini maka kami tidak akan bisa membalasnya.”

AC Milan Buruk Selama 20 Menit Pertama

“Kami melakukan banyak hal bagus tapi selama 20 menit itu permainannya sangat buruk dari sisi mental, taktik dan segalanya. Saya tidak melihat adanya usaha menyerang pada 30 menit pertama dan itu tidak cukup. Jalan masih panjang, [tapi] hari ini kami seharusnya bisa mendapat hasil lebih baik.”

Dengan hasil imbang ini AC Milan terpaku di peringkat 15, terpaut delapan poin dari sang penguasa klasemen Serie A, Juventus, walau minus satu laga.

Gennaro Gattuso mendorong anak asuhnya untuk bermain lebih baik lagi agar bisa meraih hasil apik pada akhir musim nanti.

“Saya tertawa ketika orang-orang berkata bahwa kami tim terbaik kedua atau ketiga,” tambah Gattuso. “Potensi kami cukup kuat tapi jika kami tidak bisa meraih kemenangan di laga-laga seperti ini maka akan sulit.”

“Saya tidak ingin melempar handuk putih tapi jalannya masih panjang. Jika kami bisa belajar menghadapi situasi-situasi tertentu maka kami bisa mendapatkan musim yang bagus. Jika Anda ingin menjadi penantang Scudetto, maka Anda tidak boleh memiliki sikap seperti laga ini dan ini yang terjadi pada musim lalu.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO