Gianluigi Buffon Optimis Masa Depan Juventus Cerah Bersama Massimiliano Allegri

Gilabola.com – Penjaga gawang Parma Gianluigi Buffon mengatakan tidak ada yang tahu lebih baik dari Massimiliano Allegri soal apa yang Juventus butuhkan untuk bangkit dan memenangkan scudetto lagi.

Juventus hanya bisa finish di urutan keempat klasemen Serie A di musim 2020/2021 lalu, itu pun membutuhkan keajaiban di laga terakhir dan sekaligus membuat mereka kehilangan gelar scudetto yang sebelumnya telah mereka kuasai sejak 2012.

Manajer Andrea Pirlo akhirnya harus kehilangan pekerjaannya di Turin karena kegagalan The Old Lady untuk mempertahankan scudetto, dan mantan juru taktik mereka Massimiliano Allegri kini telah resmi ditunjuk sebagai bos baru di Allianz Stadium.

Advertisement

Sementara itu, Gianluigi Buffon telah memutuskan kembali ke klub lamanya Parma setelah membantu Juventus mengangkat Coppa Italia dan kiper berusia 43 tahun itu mengungkapkan keyakinannya pada masa depan Bianconeri di bawah asuhan manajer berusia 53 tahun tersebut.

“Saya pikir Juventus, sebagai sebuah tim, memiliki semua kredensial untuk memenangkan scudetto lagi,” kata Gianluigi Buffon kepada Sky Sport Italia. “Kami sering dibicarakan soal kekecewaan di musim lalu, meskipun kami memenangkan Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.”

“Tetapi harapannya berbeda, dan perasaan kecewa ini tetap ada. Sekarang mereka akan meminta Massimiliano Allegri untuk memenangkan scudetto lagi dan tidak ada yang tahu apa yang dibutuhkan Juventus untuk bangkit sebaik dia.”

Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci memberikan pengaruh besar pada kesuksesan Italia menjuarai Euro 2020 lalu, tapi Gianluigi Buffon menegaskan bahwa dia sama sekali tidak terkejut dengan apa yang ditunjukkan mantan rekannya tersebut.

“Chiellini dan Bonucci bukanlah kejutan, mereka adalah referensi,” lanjut pemilik 176 caps bersama Azzurri tersebut. “Setiap tim nasional yang menghargai diri sendiri akan membutuhkan pengalaman, soliditas, dan kepastian dari beberapa pemain.”

“Selain itu, bagi saya, Verratti adalah seorang juara dan Jorginho adalah pesepakbola kelas atas, kejutannya tidak diragukan lagi adalah Chiesa dan Donnarumma.”