Hasil Inter Tadi Malam, Dummy Perisic Permudah Tugas Gelandang Argentina Ini Bikin Gol

Inter terlihat kesulitan menaklukkan Udinese, tim yang berada pada ranking 14 Liga Italia pada matchday ke-11 Minggu malam (31/10), sebelum satu dummy dari Ivan Perisic menyebabkan pemain Argentina ini melaju sendirian tanpa pengawalan dan kemudian menaklukkan kiper Marco Silvestri.

Di masa lalu Inter hampir selalu menang atas Udinese, menang tiga kali dari lima perjumpaan terbarunya, termasuk skor 5-1 pada Mei 2021. Namun muncul kesan kuat bahwa laga di Stadio Giuseppe Meazza ini akan berakhir imbang setelah skor tetap 0-0 sampai menit 59.

Saat itulah sebuah pemikiran cepat dari Perisic berujung gol bagi Nerazzurri. Sebuah umpan mendatar dikirimkan dari Alessandro Bastoni ke arah pemain Kroasia itu tapi ia melakukan dummy, berpura-pura menjemput bola diiringi pengawalan satu pemain Udinese di belakangnya, hanya untuk membiarkan si bundar mengalir ke arah Joaquin Correa di belakangnya, yang kemudian menerobos masuk ke dalam kotak relatif tanpa pengawalan dan menaklukkan Silvestri.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tim tamu yang panik dengan cepat berusaha membalas tapi pasukan Luca Gotti itu malah kemasukan satu gol lagi dari Correa, kali ini dengan assist dari pemain Belanda Denzel Dumfries.

Itu merupakan gol ketiga dan keempat dari sang gelandang Argentina dengan mantan pemain Sevilla itu sudah mencetak dua gol dalam 17 menit saat turun sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 1-3 di Hellas Verona pada awal musim 2021/22, namun kemudian nihil gol sejak saat itu sampai pekan ke-11 ini.

Inter dengan demikian sudah mencatatkan tujuh kemenangan dari 11 pertandingan dengan sisa tiga imbang dan satu kekalahan, menempati ranking ketiga klasemen Serie A. Jumlah produktifitas gol skuad Simone Inzaghi yang mencapai 28 gol terasa ternoda oleh posisi ketiga klasemen itu, dibandingkan 22 dan 23 gol milik Napoli dan AC Milan di atasnya, yang masing-masing mengantongi 28 poin.

Skuad Inzaghi akan menghadapi dua laga sulit setelah ini. Pertama, mereka harus bisa mencuri poin dari tim kejutan Sheriff Tiraspol di ajang Liga Champions, dan kemudian menemui rival satu kota AC Milan dalam Derby della Madonnina tanggal 8 November sebelum jeda internasional.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO