Hasil Lazio vs Roma, Pedro Cetak Gol dan Merayakannya di Depan Mourinho

Jose Mourinho menyaksikan kekalahan kedua Roma di ajang Serie A pada Minggu malam (26/9), tapi yang lebih menyakitkan adalah melihat Pedro Rodriguez yang dijualnya ke Lazio musim panas lalu, merayakan gol kedua di depannya.

Gol Pedro terjadi sangat indah, mungkin diwarnai nafsu membalaskan dendam yang sangat besar. Diawali lari Ciro Immobile sampai mendekati kotak penalti Roma sebelum ia berhenti, menyepak umpan ke arah Pedro dan mantan pemain Roma itu menjebol sisi kiri gawang Rui Patricio.

Mantan jebolan Barcelona, Pedro, merupakan pemain yang direkrut oleh Mourinho selama karirnya di Chelsea tahun 2015, tapi sang pemain Spanyol menjadi pemain pertama yang dibuang oleh sang pelatih Portugal begitu ia tiba di Stadio Olimpico.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Selang 9 menit sebelum gol Pedro itu, Sergej Milinkovic-Savic membuka skor dengan memanfaatkan assist dari gelandang FC Porto yang didatangkan pada musim panas, Felipe Anderson.

Setelah Ibanez mengecilkan selisih menjadi 2-1, Anderson asal Brasil itu kemudian mencetak gol ketiga bagi Lazio guna menjauhkan jarak. Namun satu pelanggaran oleh Jean-Daniel Akpa Akpro menyebabkan Jordan Veretout memiliki kesempatan menipiskan skor menjadi 3-2 dari titik penalti.

Mourinho dengan panik kemudian mengerahkan Carles Perez, Nicola Zalewski dan Chris Smalling selang 10 menit jelang waktu akhir guna mencari gol ketiga yang akan menyelamatkan satu poin bagi Giallorossi, tapi hal itu tidak kunjung terjadi. Sebelumnya Eldor Shomurodov sudah lebih dulu masuk menggantikan Stephan El Shaarawy.

Stat pertandingan memperlihatkan Roma sedikit lebih unggul daripada rival satu stadionnya itu, memiliki penguasaan bola (46:54 persen) dan percobaan gol (3:8), selain keunggulan serangan on target (2:3). Namun justru mereka kebobolan dua gol dari hasil umpan panjang ke depan dan serangan balik kilat anak-anak Maurizio Sarri.

Dominasi bola Giallorossi merosot (52:48) selama paruh kedua. Demikian juga percobaan gol (6:11) dan serangan tepat sasaran (2:4), tapi tidak ada gol tambahan dari Gianluca Mancini dan kawan-kawan. Tidak ada gol dramatis seperti yang terjadi pada masa injury time laga melawan Sassuolo beberapa pekan silam. Tidak ada poin.

Dengan kekalahan 3-2 ini maka skuad Mourinho masih berada di urutan keempat klasemen Liga Italia dengan perolehan nilai 12, hasil empat kemenangan dan dua kekalahan. Lazio mengintip di urutan keenam dengan 11 poin, tiga kali menang, dua imbang dan sekali kalah.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO