Hasil Liga Italia: Inter 75, Milan 66, Rossoneri Cuma Berharap Keajaiban Dengan 6 Pekan Tersisa

Gilabola.com – Sudah unggul satu gol, eh AC Milan malah membuang tiga poin penting usai kebobolan dua gol dalam rentang tujuh menit di akhir babak kedua pertandingan Serie A melawan tim urutan 8 klasemen Liga Italia, Sassuolo, pada Kamis dinihari 22 April 2021 di San Siro.

Rossoneri menyelesaikan pekan ke-32 melawan Sassuolo dengan kekalahan saat gol Hakan Calhanoglu disamakan oleh Giacomo Raspadori hanya berselang 14 menit menjelang peluit panjang berbunyi pada Kamis dinihari. Pemain yang sama kemudian memastikan tiga poin bagi Neroverdi dengan golnya pada menit 83.

Gol babak pertama dari sang gelandang Turki itu diawali oleh crossing Alexis Saelemaekers dari sisi kanan ke sisi kiri kotak di mana Calhanogli sudah menunggu. Usai dua sentuhan ringan, ia mengirim sebuah sepakan melengkung ke pojok kiri atas gawang Andrea Consigli. Sukar untuk melihat kiper Sassuolo itu bisa menyelamatkan sepakan semacam itu. Pertanyaan lainnya, ngapain saja pemain bertahan tim tamu tidak memberi tantangan berarti pada sang gelandang Turki di tepi kotak penalti.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Tapi kemenangan yang sudah di depan mata hancur berantakan saat tiga pemain Milan membiarkan bola sampai ke Raspadori guna menjadi gol penyama kedudukan, serta membiarkan pemain yang sama mencetak gol kedua Sassuolo.

Dengan hasil ini maka pasukan Stefano Pioli hanya memiliki 66 poin, selisih sembilan jauhnya di bawah skuad Antonio Conte. Dengan enam laga tersisa bagi Rossoneri, tujuh pekan bagi Nerazzurri, pasukan merah-hitam itu akan berharap ada laga-laga kehilangan poin untuk Romelu Lukaku dan kawan-kawan.

Channel Gilabola di Youtube

Inter masih memiliki dua pertandingan yang cukup berat di atas kertas, masing-masing menjamu AS Roma dan tandang ke Juventus pada 13 dan 17 Mei 2021. Sementara Milan memiliki tiga laga sulit, tandang di Lazio 27 April, melawat ke Allianz Stadium 10 Mei dan tandang ke Atalanta 23 Mei 2021.

Pertandingan pada Kamis dinihari di San Siro itu berlangsung berimbang dengan kedua tim sama-sama memiliki 50 persen penguasaan bola sepanjang babak pertama. Namun Ante Rebic dan kawan-kawan lebih beruntung memiliki sembilan percobaan serangan dengan tiga tembakan on target, berbanding hanya lima goal attempts dan dua shots on goal dari tim tamu.

Situasi berbalik membahayakan bagi tuan rumah pada separuh kedua permainan dengan anak-anak Roberto De Zerbi mendapatkan 10 peluang gol dengan lima serangan on target. Dua di antaranya berujung gol.

Dari sudut pandang Milan, mereka sebenarnya sudah harus memimpin dalam 11 menit pertama pertandingan. Hakan Calhanoglu menembak dari tepian kotak penalti pada menit kelima tapi dihentikan kiper Consigli. Demikian juga saat pemain pinjaman Manchester United Diogo Dalot melakukan serangan menit 11, yang sedikit terlalu lemah dan berhasil diselamatkan penjaga gawang Sassuolo itu.

Serangan berbahaya lain dari Rossoneri terjadi menit 26 saat Dalot melepaskan satu umpan silang di dalam kotak yang berhasil sampai ke Rafael Leao, tapi Georgios Kyriakopolulos melakukan sliding tepat waktu untuk membuang bola.

Sementara itu serangan berbahaya Milan lainnya terjadi pada menit 55 saat Simon Kjaer melepaskan umpan jarak jauh, yang diteruskan Rebic ke Saelemaekers. Tapi serangan sang pemain Belgia dari jarak dekat berhasil ditepis mantan kiper Atalanta tersebut. Selang enam menit kemudian Hakan Calhanoglu melepaskan satu serangan ke tiang dekat yang diselamatkan penjaga gawang Italia berusia 34 tahun itu.

Terbukti dua gol menit-menit akhir dari Raspadori terlalu berat untuk ditanggung Rossoneri. Saat mereka butuh kemenangan guna menipiskan jarak dengan sang pemimpin klasemen Inter, mereka malah membuang tiga poin sekaligus yang bisa saja mengakhiri harapan gelar juara dengan hanya enam pekan tersisa.

AHABET
AHABET