Hasil Liga Italia: Inter Buang Peluang, Gol Alexis Dibatalkan Wasit, Untung Ada Kerjasama Hakimi dan Lukaku

Gila Bola – Inter Milan akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan pada laga Serie A melawan Cagliari hari Minggu malam 11 April 2021 dengan gol menit 77 oleh seorang mantan pemain Manchester United. Pemberi assist adalah mantan bintang Real Madrid.

Selama 76 menit kiper debutan Cagliari, Guglielmo Vicario, disiksa habis-habisan pada laga di Inter Milan pada Minggu malam 11 April. Setidaknya ia melakukan tujuh penyelamatan penting sebelum gol Matteo Darmian tersebut.

Satu di antara penyelamatan Vicario terjadi menit 56 saat Christian Eriksen menembakkan bola secara keras dan tepat sasaran, tapi kiper muda 24 tahun itu melompat seperti kucing dan menyelamatkan gawangnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Itu bukan satu-satunya serangan yang berhasil diselamatkan oleh kiper kurang terkenal ini, yang halaman Wikipedia-nya pun belum lengkap. Pada menit ke-11 Eriksen melancarkan serangan serupa ke sudut gawang kanan atas dan Vicario melompat secara sensasional untuk menepis si bundar.

Selang enam menit kemudian, menit 17, kerjasama satu-dua Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez berhasil membuat bola bersarang di gawang Cagliari. Tapi gol oleh sang pemain Chile itu langsung dianulir wasit dengan alasan mantan pemain Arsenal dan Manchester United itu sudah terlanjur offside.

Kerjasama kedua mantan pemain Setan Merah itu terjadi lagi pada menit 53, tapi kali ini terjadi kesalahpahaman dengan mantan bintang Barcelona itu merasa Lukaku menantikan umpan satu-dua. Bola pun terbuang percuma ke arah pemain Cagliari.

Radja Nainggolan Dua Aksi Penting

Anda masih ingat Radja Nainggolan? Pemain pinjaman Inter itu terlibat setidaknya dalam satu penyelamatan pada menit 33, yang mencegah permainan satu-dua Alexis dan Lukaku berujung gol ke gawangnya. Ia juga melakukan satu ancaman dengan tembakan dari jarak 30-an meter pada menit 39, tapi kiper Samir Handanovic sudah tahu karakter serangan Nainggolan dan menepis bola keluar.

Antonio Conte coba memperbaiki nasib Nerazzurri dengan memasukkan Achraf Hakimi dan Lautaro Martinez pada menit 70, menggantikan Ashley Young dan Alexis. Itu terbukti menjadi keputusan yang benar. Achraf Hakimi melakukan permainan satu-dua bersama Lukaku, dengan striker Belgia itu menunggu sang pemain Maroko melakukan overlap, sebelum menerobos ke garis akhir dan mengirim umpan silang mendatar yang tinggal dicolek masuk ke gawang kiper muda yang malang itu.

Guglielmo Vicario akan merasa sangat patah hati dengan gol Matteo Darmian itu. Ia bekerja keras sepanjang laga dengan tujuh penyelamatan yang mencegah Cagliari kebobolan, tapi akhirnya jebol juga. Sementara tiga pemain Cagliari mengerubuti Lukaku, Hakimi lolos tanpa pengawalan dan melepaskan assist yang disepak keras oleh Darmian.

Manajer Inter Antonio Conte terlihat ikut merayakan gol dan sangat gembira. Ada lima alasan mengapa sang pelatih girang banget dengan gol penentu kemenangan tersebut.

Skor tidak berubah sampai peluit panjang dan hasil ini membawa Inter menjauh 11 poin di atas AC Milan pada urutan kedua dan 15 poin di atas Juventus pada ranking ketiga dalam sebuah musim Liga Italia di mana sepertinya Nerazzurri akan merebut Scudetto. Jika selisih 11 poin ini terus terjaga maka Inter bisa memastikan gelar juara seawal pekan ke-34 atau 35.