Hasil Liga Italia: Inter Butuh Penalti untuk Merebut Poin di Kandang Torino

Gila Bola – Hasil pertandingan Torino vs Inter Milan berakhir dengan skor 1-2 malam ini. Hadapi tim degradasi, skuad asuhan Antonio Conte itu butuh penalti di babak kedua, walau akhirnya menang setelah tuan rumah berhasil membalas.

Inter berambisi membawa pulang poin sempurna dari kandang Torino, yang saat ini  bertengger di peringkat 18. Namun, ambisi tinggal ambisi, tuan rumah Il Toro bahkan tak mau menyerah dalam mengamankan wilayah mereka, Inter pun harus susah-payah membongkar pertahanan lawan.

Inter baru berhasil memecah kebuntuan di menit ke-62, saat wasit menghadiahi penalti usai Armando Izzo lakukan pelanggaran terhadap Lautaro Martinez. Peluang ini sukses dieksekusi Romelu Lukaku.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Namun, Torino lakukan perlawanan dan berhasil menyamakan kedudukan tepat di menit ke-70, sesaat setelah Antonio Sanabria berhasil memanfaatkan bola liar dan skor menjadi imbang 1-1.

Sayangnya, tuan rumah tak berhasil mempertahankan poin mereka di kandang sendiri. Lautaro Martinez akhirnya mencetak gol penentu kemenangan Inter di menit ke-85 sesaat setelah ia menerima umpan Alexis Sanchez. Inter pun menutup laga ini dengan kemenangan 1-2.

Berkat hasil ini, Nerazzurri terus berkibar di posisi teratas dan terpaut hingga sembilan poin di atas peringkat dua yang juga rival sekotanya, AC Milan. Sedangkan Torino, masih berjuang untuk keluar dari zona merah, setelah mereka tetap di peringkat 18 dengan mengoleksi poin 20.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Inter Milan berhasil menekan tim tuan rumah sejak awal laga. Bahkan Lautaro Martinez nyaris membawa Inter memimpin saat laga baru berjalan empat menit, meski sundulan kepalanya masih melebar dari gawang lawan.

Pemain yang pernah diincar Barcelona itu bahkan memiliki peluang gol lagi empat menit kemudian. Namun, kesempatan ini gagal dimanfaatkan Romelu Lukaku, setelah upayanya digagalkan bek Torino, Gleison Bremer, yang tampil menawan di lini belakang tuan rumah.

Hingga menit ke-10, Inter terus menunjukkan dominasinya, dan unggul dalam penguasaan bola (33:67). Meski demikian dua menit kemudian, Simone Verdi berusaha membangun serangan untuk tim tuan rumah. Namun upaya ini digagalkan Inter.

Giliran Nicolo Barella yang berusaha membangun serangan bagi Inter di menit 14, tapi upaya ini juga berhasil diblok.

Antonio Conte yang berada tribun penonton, sekali lagi harus melihat upaya serangan yang dibangun Lautaro Martinez di menit ke-15 berhasil diblok para pemain tuan rumah.

Bahkan ketika Nerazzurri mendapat peluang sepak pojok semenit kemudian, sundulan kepala Stefan de Vrij yang berusaha memanfaatkan umpan Marcelo Brozovic pun masih melebar.

Tepat di menit 20, giliran Torino yang mendapat peluang mengancam gawang Inter. Sayangnya Simone Verdi gagal memanfaatkan umpan Danielle Baselli. GAGAL!

Semenit kemudian Skriniar lakukan permainan 1-2 dengan Martinez, namun rekan-rekannya gagal memanfaatkan bola yang disodorkan Skriniar di area terlarang Torino.

NYARIS!! Lyanco harusnya bisa membuat Torino memimpin di menit ke-29. Namun peluang emas itu sia-sia, karena sundulan kepalanya hanya membentur mistar gawang Inter.

Memasuki menit ke-30, tuan rumah berusaha lebih keras untuk menggempur tamu mereka, meskipun Inter tetap berhasil menguasai bola. Saat itu, Simone Verdi berusaha melesakkan tembakannya ke gawang Inter, tapi upayanya berhasil diamankan Handanovic.

Tiga menit kemudian giliran tembakan Achraf Hakimi yang berhasil diamankan kiper Torino. Sesaat kemudian Martinez pun harus melihat tembakannya gagal bersarang di gawang Torino. GAGAL!

Memasuki menit ke-40, giliran para pemain tuan rumah yang coba melawan. Namun tembakan Nicola Murru berhasil diblok.

Inter yang terus menguasai jalannya laga, membuat Nicolo Barella berhasil sodorkan umpan silang ke area penalti Torino. Namun, bola berhasil diamankan Salvatore Sirigu. Kedua tim pun menutup laga di babak pertama ini dengan skor kacamata.

Babak Kedua

Inter kembali menekan lawan di awal babak kedua. Bahkan di lima menit pertama Inter menguasai jalannya laga hingga 70 persen, meskipun upaya serangan yang dilakukan Bastoni berhasil diblok tuan rumah.

UNGGUL LEWAT PENALTI! Beberapa kali upaya serangan yang dilakukan anak-anak asuhan Antonio Conte gagal bersarang di gawang Torino. Inter baru memimpin setelah Armando Izzo lakukan pelanggaran terhadap Martinez di area terlarang, dan Inter dihadiahi penalti.

Romelu Lukaku yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan ini, dan Inter pun memimpin 1-0 di menit 62. GOOLL!!

Tiga menit kemudian, Achraf Hakimi harusnya bisa menggandakan skor Inter. Namun, Sirigu lakukan penyelamatan gemilang. GAGAL!!

Alih-alih menggandakan skornya, Inter malah kebobolan setelah terjadi kemelut di depan gawang Handanovic. Antonio Sanabria berhasil memanfaatkan bola liar dan membawa Torino menyamakan kedudukan 1-1 tepat di menit 70. GOOLL!!

Meski demikian wasit harus lebih berkonsultasi dengan VAR, karena klaim dari para pemain Inter bahwa terjadi pelanggaran sebelum gol tuan rumah tercipta. Menunggu dua menit saja, wasit pun mengesahkan gol Torino!!

Tujuh menit menjelang laga usai, Lukaku juga mendapat peluang emas untuk mencetak gol penentu kemenangan Inter. Namun, tembakan Lukaku tepat di depan gawang Torino hanya melambung di atas mistar gawang tuan rumah.

GOOL!! Lautaro Martinez akhirnya berhasil menjebol gawang Torino di menit 85, setelah ia menerima umpan Alexis Sanchez dari luar kotak penalti. Inter pun kembali memimpin 1-2.

Dua menit sebelum laga normal berakhir, Martinez kembali berusaha mencetak gol. Namun  upayanya berhasil digagalkan kiper tuan rumah.

Wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda laga usai, hasil pertandingan Torino vs Inter Milan pun ditutup dengan skor 1-2.

Susunan Pemain

Torino (3-5-2): Salvatore Sirigu; Armando Izzo, Lyanco, Gleison Bremer; Mergin Vojvoda, Sasa Lukic, Rolando Mandragora, Daniele Baselli, Nicola Murru; Simone Verdi, Antonio Sanabria.

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij, Milan Skriniar; Ivan Perisic, Roberto Gagliardini, Marcelo Brozovic, Nicolo Barella, Achraf Hakimi; Lautaro Martinez, Romelu Lukaku.