Hasil Liga Italia: Inter Menang 5-1, Satu Gol Lagi Bisa Samai Catatan Tim Paling Produktif

Gilabola.com – Sayang sekali Inter hanya menang 5-1 pada Minggu malam (23/5). Satu gol lagi saja maka Inter seharusnya bisa menyamai catatan sebagai tim paling produktif di Liga Italia musim ini (90 gol), yang kemungkinan besar sulit untuk ditambah lagi oleh Atalanta karena laga sulit lawan AC Milan beberapa jam lagi.

Lima gol dari lima pemain berbeda pada laga terakhir musim membuat Inter mencatatkan diri sebagai klub bola kedua terproduktif di ajang Liga Italia musim 2020/21 ini.

Pertandingan pekan 38 ini sudah tidak lagi menentukan bagi Nerazzurri dengan mereka sudah dipastikan memperoleh trofi juara Serie A jauh sebelumnya, sejak awal Mei 2021. Namun anak-anak Antonio Conte itu tidak mengurangi kekejaman mereka, menghabisi Udinese dengan lima gol dari Ashley Young, sepakan bebas Christian Eriksen dan tendangan penalti Lautaro Martinez, sebelum Ivan Perisic dan Romelu Lukaku menambahkan dua gol lagi.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Kemenangan 5-1 ini menyebabkan Inter mengakhiri musim dengan 91 poin dan 89 gol, tim kedua terproduktif di Serie A musim ini di bawah Atalanta (90 gol), yang akan menjamu AC Milan beberapa jam lagi pada Senin dinihari 24 Mei 2021.

Gol pertama Nerazzurri terjadi saat kick-off baru dimulai delapan menit dengan satu umpan pendek Lautaro Martinez menyebabkan mantan pemain Manchester United itu menyambarnya sebelum terjatuh terguling sebagai hasil dari terjangan kiper Juan Musso. Itu merupakan gol pertama Young musim ini.

Channel Gilabola di Youtube

Gol kedua datang dari tendangan bebas Eriksen jelang akhir babak pertama, dengan si bundar lebih dulu menghantam punggung Stefano Okaka dan berbelok mengecoh kiper Udinese. Itu merupakan gol ketiga Eriksen di ajang Serie A musim ini.

Gol ketiga terjadi setelah Achraf Hakimi terjatuh di dalam kotak dan sepakan penalti diambil secara sempurna oleh Lautaro Martinez, menjadi gol nomor 17 dari sang pemain Argentina.

Gol keempat Inter terjadi melalui sepakan Ivan Perisic, usai menerima umpan dari Matias Vecino tepat saat memasuki kotak penalti. Sedangkan gol kelima oleh Lukaku adalah gol aneh dan mungkin gol termudah yang pernah dicatatkan oleh sang pemain Belgia tersebut. Alexis Sanchez mengirim bola ke tiang jauh, memantul dan mengenai dada Lukaku sebelum masuk! Selang 11 menit sebelum peluit akhir, Udinese membalas satu gol dari titik penalti.

AHABET
AHABET