Hasil SPAL vs AS Roma 2-1, Claudio Ranieri Baru Dua Laga Sudah Kalah!

Hasil SPAL vs AS Roma 2-1, Claudio Ranieri Baru Dua Laga Sudah Kalah!

SPAL berhasil mengalahkan AS Roma 2-1 yang merupakan kemenangan bersejarah karena belum pernah SPAL menang kandang di Stadio Mazza sejak 17 September atau dalam periode enam bulan terakhir.

Pelatih anyar sementara, Claudio Ranieri, yang bertanggungjawab atas klub Giallorossi sampai akhir musim, baru menjalani laga keduanya dan sudah menderita kekalahan. Sebelum ini pada laga pertama Ranieri, Roma menang 2-1 atas Empoli, selang lima hari yang lalu.

Kemenangan terkini SPAL di Stadio Mazza atas Roma ini merupakan kemenangan kandang dan tandang pertama kali atas klub ibukota Italia sejak musim 1965-1966. Ini merupakan penampilan yang memalukan bagi mantan manajer Leicester City yang menjadi juara dua musim lalu di Liga Inggris.

Ranieri memiliki Edin Dzeko and Federico Fazio, dengan keduanya baru saja kembali dari skorsing, tapi ia kehilangan Alessandro Florenzi akibat larangan bermain. Sementara itu Nicolò Zaniolo, Daniele De Rossi, Aleksandar Kolarov, Kostas Manolas, Lorenzo Pellegrini dan Cengiz Under tidak sepenuhnya fit untuk pertandingan ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Gol pertama SPAL terjadi menit 22. Serangan ini didahului umpan silang dari Manuel Lazzari dari sisi kanan yang ditanduk secara spektakuler oleh Mohamed Fares. Bola melayang melewati kiper Robin Olsen. Tidak ada gol lagi sampai turun minum. Peluang terbaik Giallorossi terjadi menit 35. Sayang tembakan Edin Dzeko masih bisa dibersihkan dari garis gawang.

Menarik untuk mengamati bahwa striker Roma asal Bosnia, Edin Dzeko, dikartukuning wasit karena terlibat pertikaian dengan anggota skuad cadangan SPAL saat berjalan kembali ke kamar ganti, usai peluit akhir babak pertama.

Claudio Ranieri melakukan dua pergantian cepat di awal babak kedua. Menarik keluar Justin Kluivert dan Stephan El Shaarawy, memasukkan Nicolo Zaniolo dan Diego Perotti. Keputusan itu terbukti benar setelah Perotti menyamakan skor melalui titik penalti.

Hadiah penalti itu berawal saat Dzeko berlari mengejar umpan terobosan dari Zaniolo dan kemudian dijatuhkan oleh Thiago Cionek. Dalam eksekusi penaltinya, Perotti sukses menipu kiper Emiliano Viviano untuk membanting tubuhnya ke sisi yang berlawanan. Itu sudah menit 53.

Kegembiraan para pemain Roma tidak bertahan lama dengan hadiah penalti lain didapatkan skuad tuan rumah SPAL. Ini merupakan sebuah keputusan penalti yang meragukan dengan Juan Jesus didakwa menjatuhkan pemain lawan saat adu bahu. Kiper Robin Olsen berhasil menebak arah bola tapi tendangan Andrea Petagna terlalu kuat untuk dihentikan.

Tak ada gol lagi. Hasil pertandingan SPAL vs Roma usai dengan skor 2-1. Dengan hasil ini maka SPAL naik satu peringkat ke posisi 15 klasemen Serie A, menjauh dari zona degradasi. Sementara itu Roma tertahan di posisi lima.