Hukuman Dua Tahun Tunggu Ronaldo Usai Pulang Lebih Awal

Sarri Cari Gara-gara, Ronaldo Ditarik Menit 54, Langsung Beranjak Pulang

Hukuman dua tahun menunggu Cristiano Ronaldo setelah ia bergegas pulang lebih awal dari Allianz Stadium tadi malam. Begini ceritanya.

Pensiunan pemain sepak bola Antonio Cassano mengklaim Ronaldo bisa dijatuhi hukuman skorsing dua tahun setelah ia meninggalkan stadion Juventus lebih awal selama laga kemenangan Juventus 1-0 atas AC Milan, tadi malam.

Mantan penyerang Real Madrid itu pulang dengan penuh rasa geram setelah ditarik keluar pada menit ke-55 laga melawan Rossoneri, hari Senin (11/11) dinihari dengan mantan striker Real Madrid itu diduga pulang ke rumahnya saat pertandingan memasuki menit ke-87.

Ronaldo, 34 tahun, diklaim telah mengatakan dalam bahasa Portugis kepada bos Maurizio Sarri untuk “jangan dekat-dekat” sebelum masuk dengan cepat ke terowongan kamar ganti setelah ditarik dari permainan untuk kedua kalinya dalam dua laga terakhir Los Blancos. Tetapi mantan bos Chelsea itu adalah pihak yang tertawa paling akhir saat Paulo Dybala – yang dia masukkan sebagai pengganti Ronaldo – menjaringkan gol pemenang selang 22 menit kemudian.

Hukuman Skorsing Dua Tahun Menanti Ronaldo

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Segalanya bisa berakhir buruk bagi CR7, dengan mantan striker Milan dan Roma Cassano mengklaim Ronaldo bisa terkena hukuman dua tahun. Ia mengungkapkan bahwa dia pernah terlibat dalam situasi yang sama, dan didesak untuk segera kembali ke stadion. Berbicara di acara TV Italia Tiki-Taka, seperti dikutip oleh The Sun, dia berkata: “Apakah dia pergi sebelum akhir pertandingan? Anda tidak dapat melakukan itu karena ada kontrol anti-doping. Saya harus segera kembali ke stadion untuk menghindari terkena skorsing selama dua tahun.” Tidak jelas apakah Ronaldo meninggalkan permainan untuk menghindari tes doping, yang rutin dilakukan usai sebuah pertandingan selesai.

Manajer Juventus Maurizio Sarri membela tindakan Ronaldo, mengatakan: “Kita semua harus berterima kasih kepada Ronaldo, karena dia berkorban untuk berada di [atas lapangan] sana malam ini dalam sebuah situasi yang sulit. Dia melakukan segala cara untuk bermain, tetapi saya melihat dia tidak sehat dan berpikir menariknya keluar adalah yang terbaik untuknya.”

“Wajar jika seorang pemain akan sangat jengkel ditarik keluar lapangan, terutama ketika dia bekerja sangat keras untuk berada di sana. Selama sebulan terakhir, dia terkena masalah kecil di lututnya, dia terkena memar saat latihan dan itu merusak ligamen kolateral di lututnya. Ketika dia berlatih dengan intensitas tinggi atau bermain, itu membuat dia tidak seimbang, jadi dia melakukan kompensasi berlebihan dan itu merusak otot betis dan pahanya. Itu memengaruhi penampilannya dan dia tidak dalam performa terbaiknya saat ini.”