Inter Milan Bisa Pecat Luciano Spalletti Akhir Pekan Ini

Inter Milan Bisa Pecat Luciano Spalletti Akhir Pekan Ini

Inter Milan memberi waktu pada pelatihnya, Luciano Spalletti, satu pertandingan lagi. Nerazzurri bersiap mendepak pelatih berkepala plontos itu jika Inter kalah dari Parma, Minggu (10/2) akhir pekan ini.

Menurut laporan kantor berita Italia, ANSA, sebuah pertemuan telah digelar Inter Milan yang melibatkan juga sang pelatih, Luciano Spalletti, dan CEO Beppe Marotta ‘untuk membahas situasi ini’, menyusul kekalahan memalukan Inter, 0-1, dari tim degradasi, Bologna, di kandang sendiri, Senin (4/2) dinihari WIB.

Sementara Corriere della Sera memberitakan, langkah selanjutnya telah ditentukan pihak Inter Milan, yang mengklaim pelatih itu ‘haru’ bertanggung jawab pada hasil yang akan dikantongi Inter di kandang Parma pekan depan. Posisi Luciano Spalletti yang mantan pelatih AS Roma pun ‘akan dipertimbangkan’ setelah laga akhir pekan ini.

Skuad asuhan Spalletti telah alami tiga kekalahan beruntun, salah satunya yang membuat La Beneamata tersingkir dari ajang Coppa Italia. Inter bahkan belum pernah menang di tahun 2019 ini.

Antonio Conte Jadi Calon Pengganti Spalletti

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Antonio Conte yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Marotta di Juventus pada tahun 2011 hingga 2014, kini semakin dikaitkan dengan posisi pelatih di Inter.

Kabar pemecatan Luciano Spalletti dari Inter Milan sebenarnya bukan kali ini saja terdengar. Pada Desember lalu, ia juga sudah dikabarkan akan didepak Inter, yang tak puas dengan inkonsisten penampilan skuad Nerazzurri musim ini.

Ia gencar diberitakan akan didepak Inter, dan Conte memang menjadi calon kuat penggantinya, walau sampai Februari ini Spalletti masih menukangi Inter.

Inter Sebelumnya Juga Tersingkir dari Liga Champions

Inter sebelumnya sudah tersingkir dari fase grup Liga Champions pada 12 Desember lalu, setelah mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan PSV Eindhoven. Akibat skor yang sama dengan pesaing beratnya di papan klasemen grup itu, Tottenham Hotspur, Inter pun terhenti di fase grup. Padahal, jika menang, skud Luciano Spalletti itu bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Setelah itu, sejumlah media Italia seperti Gazzetta dello Sport, Corriere dello Sport, Corriere della Sera dan Tuttosport, ramai-ramai memberitakan posisi Spalletti yang terancam di Inter Milan karena ia terus berada di bawah tekanan.

Perubahan di kursi pelatih Inter pun dipastikan terjadi dalam waktu dekat, atau setidaknya pada musim panas mendatang.