Inter Milan Imbang Karena Tak Tega Menang Lawan Chievo

Inter Milan Imbang Karena Tak Tega Menang Lawan Chievo

Gilabola.com – Inter Milan dinilai hanya dapatkan hasil imbang karena tak tega menang melawan kubu Chievo. Raksasa Liga Italia itu akhirnya harus menerima kenyataan berbagi angka 1-1 dan membuat Luciano Spalletti jadi tak tenang.

Inter Milan dan Chievo sudah tuntaskan laga di Marc Antonio Bentegodi, Minggu (23/12) dinihari WIB. Dalam laga itu kubu Inter sempat unggul lewat gol Ivan Perisic pada menit ke-39, namun mereka tidak sanggup tambah keunggulannya lagi. 12 kali percobaan di sepanjang laga tak bisa jadi gol tambahan.

Chievo tak buang kesempatan dengan berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan sosok Sergio Pellissier di injury time. Kemenangan Nerazzurri artinya hanya angan-angan dibenak fans mereka saja di laga tersebut.

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, langsung mengkritik para pemainnya. Inter ia nilai sama sekali tidak mau belajar dari laga terakhir saat melawan tim yang sama musim lalu, saat mereka juga hanya menang tipis skor 2-1 saja.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Hasil kali ini tidak berbeda jauhlah dengan hasil pertandingan terakhir kami saat melawan Chievo dulu. Mereka menurut saya sudah tahu bagaimana cara memanfaatkan gaya direct football yang memanfaatkan bola panjang. Kami juga malah membiarkan diri jadi terkejut dengan hal itu,” keluhnya melalui Sky Sport Italia.

Inter Milan harus perbaiki masalah mentalitas

“Jelas kalau kami harus bekerja lebih baik lagi saat menghadapi situasi seperti di laga tadi. Terlebih lagi kami sebenarnya punya banyak peluang untuk membunuh laga, tapi kami malah tidak tega. Tepat di akhir babak kedua tadi, lubang di belakang sempat terbuka dan Pellissier sudah mengambil keuntungan.”

“Kami masih belum sanggup untuk memberikan perlawanan yang tinggi. Kami sebenarnya masih punya kualitas dan pada saat tadi unggul, kami seharusnya bisa membawa pulang hasil yang lebih baik lagi (kemenangan),” lanjutnya lagi.

“Saya bisa memastikan kalau hasil ini bukan karena masalah fisik yang kedodoran sampai akhir pertandingan. Bagi saya ini murni karena masalah psikologi pemain. Seharusnya kami tahu bagaimana caranya menghadapi banyak situasi sulit. Adakalanya kami malah membuat keputusan yang bertentangan dengan yang seharusnya kami lakukan,” pungkas Spalletti dengan sedih.