Inter Milan Lawan Fans Cagliari Yang Hina Lukaku

Inter Milan Lawan Fans Cagliari Yang Hina Lukaku

Gilabola.com – Inter Milan lawan fans Cagliari yang hina Romelu Lukaku. Liga Italia kembali dinonai aksi penghinaan berbau rasis.

Inter Milan dibuat emosi melihat beberapa fans Cagliari yang menghina Romelu Lukaku. Hinaan bernada rasis tersebut terjadi usai pemain kinyis-kinyis mereka mencetak gol dan melakukan selebrasi.

Romelu Lukaku mendapatkan nyanyian rasis mengejutkan sejak ia mengambil ancang-ancang eksekusi penalti untuk klubnya. Ia sempat terlihat mengatakan sesuatu kepada wasit selagi fans Cagliari membuat suara monyet dan terus berteriak melakukan pelecehan rasial kepada dirinya.

Pemain berusia 26 tahun itu dilaporkan Express tidak bereaksi dan tetap tenang, sebelum melepaskan penalti melewati Robin Olsen ke sudut bawah untuk membuatnya jadi skor 2-1 keunggulan tim tamu. Lukaku segera membelakangi para fans lawan dengan perasaan sedih. Milan Skriniar lantas memberikan dukungannya kepada Lukaku dalam wawancara pasca pertandingan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Nyanyian rasis melawan Lukaku? Saya mendengar hal yang seharusnya tidak ada di dunia Sepakbola jadi saya mengatakan kepada fans Cagliari untuk tutup mulut kalian!” serang rekan Lukaku dengan geram.

Sementara tim merayakan selebrasi, Skriniar mengarahkan jari ke mulutnya, memerintahkan penggemar tim tuan rumah untuk diam. Ini bukan pertama kalinya penggemar Calgiari mempermalukan diri mereka sendiri berkaitan dengan pelecehan rasial.

Tercatat pada musim sebelumnya, penyerang Juventus Moise Kean -sekarang di Everton- adalah subyek pelecehan rasial dari fans tuan rumah juga. Pada kesempatan itu, Kean selebrasi dengan berdiri di depan para fans rasis, sebelum fans dan kemudian bos Juve Massimiliano Allegri meminta Serie A untuk bertindak.

Inter Milan terancam tak dapat tanggapan berarti dari Serie A

Namun, Calgiari tidak menerima hukuman dari Liga, dan banyak yang takut bahwa Serie A akan melarikan diri kembali lagi sekarang dari permintaan bertindak. Laga tersebut merupakan permainan kedua Lukaku di Serie A sejak bergabung dengan raksasa Italia, tetapi ia telah mulai kuat di lapangan, mencetak gol di kedua pertandingan.

Pemain Belgia itu sejauh ini mulai gembira usai penandatanganan dari Manchester United. Dia tidak membahas pelecehan rasis, tetapi bersikeras bahwa laga itu adalah “pertandingan yang tangguh” melawan Calgiari.

“Saya sangat senang dengan dua kemenangan pertama Liga ini dan tentang kesuksesan malam ini,” katanya kepada Inter TV. “Pertandingan tadi adalah pertandingan yang sulit, kami harus berjuang tapi itulah yang harus kita lakukan dalam setiap pertandingan, saya senang untuk tim dan untuk Fans kami.”

“Untuk mencetak gol dengan mengenakan kostum ini adalah perasaan yang hebat, saya ingin membantu tim bahkan lebih, melalui umpan juga: tujuannya adalah untuk terus seperti ini,” pungkasnya sambil mengelak membahas soal pelecehan yang ia dapatkan.