Inter Milan Lebih Maju Bersama Romelu Lukaku

Inter Milan Lebih Maju Bersama Romelu Lukaku

Gilabola.com – Inter Milan menjadi lebih maju di Liga Italia bersama Romelu Lukaku. Sang pemain berubah bahagia dan produktif di klub tersebut.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte dilaporkan Punch telah membuat ‘raksasa lembut’ Romelu Lukaku menjadi lebih fokus musim ini di Serie A. Sang striker telah menemukan sentuhan nya lagi setelah meninggalkan Manchester United.

Sang pemain Belgia berusia 26 tahun itu debut melawan Lecce dan sejak itu terus mengamuk dengan mencetak 5 gol dalam 8 pertandingan Serie A. Ia berbalik jadi lebih produktif sejak meninggalkan Old Trafford musim panas lalu.

Lukaku juga mencetak Brace akhir pekan lalu saat melawan Sassuolo dan berhasil menjaga Inter kedua di Serie A, 1 poin di belakang juara bertahan Juventus, setelah 8 pertandingan. Klub mengalami kemajuan prestasi sejak sang pemain datang dan berpeluang terus mempersulit tim kuat lainnya seperti Juventus.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Ia juga membantu Timnas Belgia menyegel tiket Euro 2020 mereka, memperpanjang rekor Nasional sepanjang masa menjadi 51 gol dalam total 83 kali pertandingan.

Inter sendiri cukup berani mempertaruhkan dana sekitar 80.000.000 Euro ($89.000.000) untuk mendatangkan Lukaku. Pemain Argentina Lautaro Martinez, yang juga mencetak 2 gol di laga akhir pekan saat melawan Sassuolo ikut merasakan perubahan laju tim setelah kedatangan Lukaku.

“Kami bisa bekerja sama dengan Romelu untuk saling mengenal dengan lebih baik,” ujar Martinez dengan antusias. “Kami masih terus mencari cara untuk meningkatkan pemahaman kami demi membantu Inter untuk menang terus.”

Lukaku berubah bagaikan terus memiliki energi tinggi dan bisa bertanding lebih tajam, berbeda dengan saat masih di Setan Merah. Ia menghabiskan 2 musim dengan mencetak 42 gol dari 96 kali pertandingan, tapi hanya 15 musim lalu saat masih berseragam merah The Red Devils.

Inter Milan dan Lukaku saling membahagiakan

Antonio Conte ikut bersyukur atas bantuan Lukaku yang memulai karirnya di Anderlect, dan mencoba untuk menandatangani dia untuk Chelsea sebelum sang pemain Belgia pindah dari Everton ke Setan Merah. Sikap baik hati sang pemain juga membuat kagum Conte.

“Lukaku itu bisa memasuki dunia Inter dengan cara terbaiknya. Dia datang ke sini dengan segala kerendahan hati yang besar,” ujar Conte dengan kagum. “Dia itu adalah raksasa yang baik hati, raksasa santun dengan murah senyum.”

Meskipun telah menjadi sasaran nyanyian rasis selama pertandingan Liga lawan Cagliari, Lukaku sama sekali tidak menyesal telah memilih Italia. Dia tetap merasa bahagia, terlebih sang pelatih telah memberikan dirinya kesempatan untuk bangkit kembali.

“Antara dia dan saya ada hubungan pemain dan pelatih yang sangat kuat sekali. Saya bahagia ada di sini. Pada usia 26 tahun, saya ingin pelatih yang seperti ini, jenis pelatih yang selalu membantu saya setiap harinya dan memberikan saya banyak dorongan motivasi,” balas Lukaku. “Bagi saya, dia adalah manajer terbaik di dunia.”