Hasil Inter Milan vs Juventus berakhir dengan skor 3-2 dalam laga lanjutan Liga Italia lewat gol penentu Piotr Zielinski di menit ke-90. Laga Derby d’Italia ini berlangsung panas sejak awal, diwarnai gol bunuh diri, kartu merah kontroversial, dan jual beli serangan hingga detik terakhir.
Pertemuan dua rival klasik ini kembali menyajikan drama. Setelah musim lalu bermain imbang 4-4 dan duel September lalu berakhir 4-3 untuk Si Nyonya Tua, pertandingan kali ini tidak kalah kacau.
Juventus datang dengan sejumlah perubahan komposisi. Khephren Thuram absen karena cedera, begitu pula Dusan Vlahovic dan Arek Milik. Formasi 4-3-3 pun dipilih dengan penyesuaian di lini tengah. Di kubu tuan rumah, Nicolò Barella dan Hakan Calhanoglu kembali masuk skuad, meski gelandang asal Turki itu memulai dari bangku cadangan. Denzel Dumfries masih berkutat dengan cedera.
Gol Aneh dan Respons Cepat
Inter Milan membuka skor pada menit ke-17 lewat situasi yang sulit dipercaya. Luis Henrique mencoba memberikan umpan tarik kepada Marcus Thuram, tetapi bola mengenai Andrea Cambiaso dan berubah arah. Michele Di Gregorio terlambat bereaksi dan gagal menyapu bola di tiang dekat. Gol tercatat sebagai bunuh diri Cambiaso.
Juventus merespons cepat. Weston McKennie sempat menanduk umpan silang Pierre Kalulu tepat ke arah Yann Sommer, sementara Francisco Conceicao melepaskan tembakan melengkung yang melebar.
Pada menit ke-26, Cambiaso menebus kesalahannya. Umpan silang McKennie tidak disentuh Jonathan David dan justru mengarah ke tiang jauh. Bek sayap itu dengan mudah mendorong bola masuk untuk menyamakan kedudukan.
Laga terus berjalan terbuka. Sommer menepis sepakan Kenan Yildiz, lalu Gleison Bremer menyapu bola di garis gawang saat Zielinski hampir mencetak gol memanfaatkan tumit Thuram.
Kartu Merah yang Mengubah Arah
Menjelang turun minum, pertandingan berubah drastis. Dari situasi sepak pojok, Di Gregorio menepis sundulan Thuram. Alessandro Bastoni mencoba menyambar bola muntah dan terjatuh setelah duel dengan Kalulu. Wasit mengeluarkan kartu kuning kedua untuk bek Juventus tersebut.
Keputusan itu memicu protes karena tayangan ulang menunjukkan minimnya kontak. Namun VAR tidak bisa meninjau kartu kuning, sehingga Juventus harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-42.
Meski kalah jumlah pemain, tim tamu tidak menyerah. Seusai jeda, mereka bahkan menciptakan tiga peluang beruntun. Sommer menepis tembakan Cambiaso, menggagalkan rebound Yildiz, lalu mengamankan percobaan Miretti.
Calhanoglu akhirnya masuk dan menjalani penampilan pertamanya sejak 11 Januari. Ia langsung menguji Di Gregorio lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.
McKennie sempat meminta penalti saat terjatuh dalam duel dengan Carlos Augusto, tetapi wasit bergeming. Thuram kemudian melepaskan tembakan kaki kanan yang tipis melayang di atas mistar.
Penentuan di Ujung Laga
Inter akhirnya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada menit ke-76. Federico Dimarco mencatat assist ke-14 musim ini lewat umpan silang dari kiri. Francesco Pio Esposito yang masuk sebagai pemain pengganti lepas dari kawalan Manuel Locatelli dan menanduk bola ke sudut atas gawang.
Namun Juventus kembali menyamakan skor di menit ke-83. Locatelli menebus kesalahan sebelumnya dengan sepakan pertama dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan tarik McKennie dari sisi kanan.
Laga memasuki fase terbuka. Di Gregorio menepis sundulan tinggi Yann Bisseck di garis gawang. Ketika laga tampak menuju hasil imbang, Zielinski muncul sebagai penentu. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan mendatar yang melewati sela kaki Locatelli dan mengecoh Di Gregorio pada menit ke-90.
Juventus masih berusaha membalas. Sundulan Teun Koopmeiners diamankan Sommer, lalu Koopmeiners melakukan penyelamatan di dekat garis gawang setelah skema Ange-Yoan Bonny membuat McKennie terjatuh.
Skor 3-2 bertahan hingga peluit akhir. Inter keluar sebagai pemenang dalam Derby d’Italia yang kembali dipenuhi ketegangan, sementara Juventus harus menerima kenyataan bahwa perjuangan dengan 10 pemain belum cukup untuk membawa pulang poin.

