Inter Milan kembali menunjukkan dominasinya di Liga Italia Serie A setelah Lautaro Martínez mencetak gol penting yang membawa tim asuhan Simone Inzaghi menang 2-0 atas Cremonese, sekaligus memperlebar jarak dengan para pesaing di papan atas klasemen.
Kemenangan ini tidak hanya membuat Inter semakin kokoh di puncak liga, tetapi juga menegaskan peran besar Lautaro sebagai mesin gol utama Nerazzurri dalam perburuan gelar musim ini.
Lautaro Terus Menanjak dalam Daftar Legenda Inter
Gol yang dicetak Lautaro Martinez pada laga yang berlangsung Minggu malam itu menjadi gol ke-170-nya bersama Inter. Catatan tersebut membuat striker asal Argentina ini kini hanya terpaut satu gol dari Roberto Boninsegna, yang berada di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.
Di atas mereka, masih ada dua nama besar yang mendominasi, yakni Alessandro Altobelli dengan 209 gol serta Giuseppe Meazza yang memegang rekor tertinggi dengan 284 gol.
Performa Lautaro juga sangat konsisten di kompetisi domestik. Dalam 13 pertandingan terakhir Serie A, ia berhasil mencetak 10 gol. Total, penyerang berusia 28 tahun itu kini sudah mengoleksi 128 gol di liga, hanya terpaut 10 gol dari Benito Lorenzi yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Meazza kembali menjadi pemuncak dengan 197 gol liga.
Gol Indah dan Momen Emosional di Cremonese
Lautaro membuka keunggulan Inter pada menit ke-16 melalui sundulan hasil sepak pojok. Setelah merayakan gol bersama rekan setimnya, ia mengangkat kausnya untuk memperlihatkan pesan ulang tahun bagi putrinya, menciptakan momen emosional di tengah pertandingan.
Keunggulan Inter kemudian digandakan oleh Piotr Zielinski pada menit ke-31. Gelandang asal Polandia itu melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 27 meter. Bola sempat terlihat mampu dijangkau kiper Cremonese, Emil Audero, namun berbelok di udara dan justru meluncur melewati kedua tangannya.
Insiden Suporter dan Laga yang Sempat Terhenti
Memasuki awal babak kedua, pertandingan sempat dihentikan selama tiga menit. Penyebabnya, Audero terkena lemparan suar dari arah tribun pendukung tim tamu.
Meski sempat terjatuh, Audero mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan. Namun, ia mengalami luka di kaki kanan serta mengeluhkan gangguan pendengaran di telinga kanan kepada tim medis.
Insiden tersebut sempat membuat suasana stadion tegang, sebelum laga kembali dilanjutkan hingga peluit akhir.
Inter Makin Nyaman di Puncak Klasemen
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat Inter semakin nyaman di posisi teratas klasemen Serie A. Lautaro dan kolega kini unggul delapan poin atas AC Milan yang berada di peringkat kedua.
Sementara itu, Milan dijadwalkan menghadapi Bologna pada Selasa mendatang, yang berpotensi menjadi penentu apakah jarak dengan Inter bisa diperkecil atau justru semakin melebar.
Dengan performa yang stabil dan kontribusi besar dari Lautaro Martínez, Inter semakin percaya diri menatap sisa musim dalam perburuan gelar juara.

