Inter Milan vs AC Milan, Suso Diklaim Lebih Bahaya Daripada Higuain

Berita Liga Italia - Gonzalo Higuain yang dinilai berbahaya ternyata bukan ancaman paling tajam untuk laga Inter Milan vs AC Milan.
Berita Liga Italia - Gonzalo Higuain yang dinilai berbahaya ternyata bukan ancaman paling tajam untuk laga Inter Milan vs AC Milan.

Gilabola.com – Jelang laga antara dua raksasa Liga Italia Inter Milan vs AC Milan, Suso malah diklaim lebih berbahaya daripada Gonzalo Higuain. Publik sendiri terlalu menyoroti ketajaman Higuain jelang laga ini.

Nama Suso memang telah diklaim sebagai ancaman terbesar dan sesungguhnya dari AC Milan. Inter Milan sendiri akan jadi tuan rumah saat kedatangan AC Milan di Giuseppe Meazza, Senin (22/10/2018) dinihari WIB. Inter sangat mewaspadai keberadaan Gonzalo Higuain di lini depan tim lawan.

Kecemasan Inter memang bisa dimengerti. Nama Higuain sanggup cetak enam gol dari tujuh penampilan bersama skuad Milan di seluruh ajang sejak datang di musim panas kemarin. Mereka siapkan skema hadang sang pemain untuk hindari kekalahan.

Belakangan sosok Giuseppe Bergomi tak setuju dengan anggapan tersebut. Mantan pemain bola ternama itu lantas klaim jika ancaman paling mematikan malah sosok Suso. Bukan Higuain, namun Suso yang ciptakan serangan demi serangan tim. Ia sudah punya dua gol plus ENAM assist hanya dalam tujuh penampilannya saja.

Suso harus dijaga Milan Skrinir di laga Inter Milan vs AC Milan

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Bergomi lantas menyarankan jika kubu Inter lebih baik fokus pada Suso saja daripada terjebak pelototin Higuain. “Satu-satunya cara untuk bisa menghentikan Higuain dan Milan adalah dengan menetralkan Suso terlebih dahulu. Higuain selalu ambil setiap bola-bola liar dan punya tembakan bagus dari jarak jauh karena umpan Suso juga,” saran Bergomi melalui Sky Sport Italia.

“Milan Skrinir paling pas untuk menjaganya, karena Skrinir yang paling cocok dalam situasi satu lawan satu. Dia juga bisa memanaskan dukungan suporter dengan tekel-tekel mautnya,” pungkas Giuseppe Bergomi dalam laman Football Italia.