Ivan Juric Kecewa, Sebut Torino Harusnya Bisa Lukai Juventus Sejak Babak Pertama

Sepanjang babak pertama, Torino yang bertindak sebagai tuan rumah tampil sangat dominan atas rival sekota mereka Juventus yang sayangnya bahwa dominasi itu gagal dikonversi menjadi sebuah keunggulan gol, sesuatu yang mengecewakan Ivan Juric.

Manajer Torino Ivan Juric meninggalkan Derby della Mole dengan penyesalan karena meyakini bahwa timnya seharusnya bisa lebih menyakiti Juventus khususnya di babak pertama sebelum akhirnya menyerah pada gol tunggal Manuel Locatelli.

Granata mendominasi babak pertama dan gagal memanfaatkannya, saat mereka menguasai hampir 60 persen penguasaan bola dan mencatatkan sembilan tembakan ke gawang, berbanding hanya empat peluang tim tamu yang tak satu pun berbuah tembakan tepat sasaran.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sayangnya bahwa kebiasaan buruk Torino untuk kebobolan gol di menit akhir malah berlanjut di laga ini ketika Manuel Locatelli mencetak gol kemenangan bagi Juventus di menit ke-86 usai menerima umpan Federico Chiesa.

Bahkan tuan rumah bisa saja kalah dengan dua gol dari rival sengit mereka jika saja upaya pemain pengganti Dejan Kulusevski di masa injury time menit ke-90+3 tidak digagalkan oleh mistar gawang.

“Itu adalah babak pertama yang hebat, kami bisa saja melukai Juventus dengan lebih banyak kualitas, tetapi kami tidak melakukannya,” sesal Ivan Juric kepada DAZN. “Juventus kemudian meningkatkan tempo dan kami bertahan untuk sementara waktu, tetapi tidak secara keseluruhan.”

“Sayangnya, dengan cedera, kami terpaksa bermain di luar posisi dan mencoba memindahkan beberapa pemain ke peran baru. Sulit, kami kehilangan Djidji juga di pertahanan hari ini, sementara kami juga bermain tanpa penyerang utama kami. Bagaimanapun, ada banyak area di mana kami perlu meningkatkan umpan, pergerakan, dan teknik kami. Sangat disayangkan, karena untuk waktu yang lama kami bermain sangat baik.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO