Jadon Sancho Takut Dunia Bola Hancur Akibat Rasisme

Jadon Sancho Takut Dunia Bola Hancur Akibat Rasisme

Gilabola.com – Jadon Sancho takut dunia bola hancur akibat rasisme. Ia sekalian menanggapi kasus bintang klub Liga Italia Romelu Lukaku.

Bintang Inggris Jadon Sancho ketakutan jika para pemain nantinya akan kehilangan cinta mereka pada dunia sepak bola kecuali pelecehan rasis berhenti. Striker Inter Milan Romelu Lukaku adalah korban terbaru pada hari Minggu ketika mantan pemain Manchester United itu terkena nyanyian dan ejekan suara monyet sebelum mengambil penalti lawan Cagliari.

Marcus Rashford, Paul Pogba, Tammy Abraham dan Kurt Zouma ikut mengalami pelecehan di media sosial sejak awal musim. Sejumlah pemain kulit hitam Inggris juga menjadi target ejekan rasis selama kualifikasi Euro 2020 di Montenegro pada bulan Maret.

Pemain Borussia Dortmund Sancho, pemain pengganti yang tidak terpakai untuk Inggris malam itu, ikut terkejut saat mendengar kabar yang dialami oleh Lukaku. “Hal seperti ini harus berhenti. Tidak ada pemain yang ingin bermain sepak bola dan mendapatkan pelecehan seperti itu,” ujar Sancho kepada wartawan setelah tiba untuk tugas membela Inggrispada hari Senin waktu setempat.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Ini membuat kepercayaan diri dalam hati pemain dan kecintaan akan olahraga ini akan segera pergi jika tidak berhenti. Saya pikir semua orang harus bahagia dan melakukan apa yang mereka lakukan tanpa menerima segala bentuk pelecehan rasis.”

Aktivis anti rasisme Kick it Out dan Asosiasi pemain sepak bola profesional memiliki pertemuan terpisah minggu lalu untuk membahas masalah ini. Tidak tinggal diam, Manchester United dan Chelsea berencana untuk menemui penyelenggaran platform media sosial untuk membahas cara memerangi pelecehan rasis.

Jadon Sancho kagum reaksi Romelu Lukaku

Sancho, 19 tahun, tidak percaya masalah ini terbatas pada internet saja dan ia menyerukan fans untuk menunjukkan rasa hormat kepada para pemain. “Saya tidak berpikir kalau itu masalah media sosial saja. Beberapa penggemar hanya sangat bergairah dan jelas mereka hanya mau mengatakan apa yang ingin mereka katakan saja,” lanjut Sancho lagi melalui NST.

“Saya hanya merasa mereka perlu sedikit menahan diri saja. Kita semua masih hanya manusia biasa. Karena kita bermain sepak bola orang mungkin berpikir kita hanya terkenal dan masa bodoh untuk masalah seperti itu, tapi kami hanya ingin mencintai olahraga ini dan hanya ingin bermain sepak bola saja. Sulit untuk melihat hal seperti ini karena rasanya, ‘mengapa kita harus bermain sepakbola?’.”

“Saya merasa bahwa Romelu Lukaku menangani masalah ini dengan sangat baik dengan tidak bereaksi dan hanya terus bermain dengan baik,” pungkasnya.