Juventus Akan Perpanjang Kontrak Buffon Saat Situasi Mencekam

Juventus Akan Perpanjang Kontrak Buffon Saat Situasi Mencekam

Gilabola.com – Juventus akan perpanjang kontrak pemain Liga Italia mereka Gianluigi Buffon saat situasi di negara itu masih mencekam.

Juventus siap berikan perpanjangan kontrak pada Gianluigi Buffon yang sebelumnya sudah beberkan alasan pilih kembali ke klub lamanya tersebut. Pemain kelahiran 28 Januari 1978 itu bahkan akan dapat perpanjangan kontrak setahun lagi saat situasi di Italia masih mencekam dihantam wabah virus berbahaya.

Selain Buffon, pemain Nyonta Tua lainnya yang akan habis masa kontrak mereka adalah Blaise Matuidi dan korban gigitan Luis Suarez, Giorgio Chiellini. Menariknya, kedua pemain itu dikabarkan The Futaa juga akan dapat perpanjangan kontrak meski belum diketahui berapa lama durasi tambahannya.

Ketiga pemain sama-sama akan habis masa kontraknya pada 30 Juni mendatang. Tidak terlalu mengecewakan, ketiganya dinilai klub layak dapat tambahan masa bakti di tim raksasa Serie A tersebut.

Juventus cukup berani memperpanjang kontrak Buffon

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Buffon sudah diprediksi banyak pihak akan pensiun di Juve sejak kembali dari Paris Saint-Germain. Sebelum gelaran Italia dibekukan, Buffon sudah bermain di 7 laga dan sukses kebobolan hingga 7 kali juga. Ia masih sanggup 1 kali clean sheets dan tidak pernah kena kartu.

Dalam gelaran Coppa Italia dirinya bertanding 3 kali, kebobolan 2 kali dan clean sheets 1 kali. Sementara di gelaran Liga Champions dirinya baru main 1 kali dan sukses clean sheets 1 kali.

Belum diketahui apakah ia akan dapat kenaikan gaji atau tidak, namun keputusan klub untuk memperpanjang kontrak Buffon bisa dibilang cukup berani. Pemasukan mereka saat ini tengah terganggu oleh penyebaran virus nakal yang ikut mengganggu ekonomi Italia.

Hari Senin 23 Maret ini jumlah kematian akibat sang virus di Italia sudah melampaui tempat asal virus itu sendiri. Jumlah korban mereka mencapai angka 5.000 orang per hari ini. Total yang sudah meninggal di negara itu adalah 5.476 orang.