Gilabola.com – Juventus akhirnya menemukan tambahan kekuatan baru di lini serang lewat kesepakatan peminjaman Jérémie Boga dari Nice, di tengah upaya mereka memperdalam skuad untuk menghadapi padatnya jadwal kompetisi musim ini.
Klub asal Turin tersebut memang sejak Januari aktif mencari pemain depan. Meski bukan sosok striker murni yang diincar, kedatangan Boga tetap dianggap penting untuk menambah variasi serangan. Nama pemain berusia 29 tahun itu juga tidak asing di sepak bola Italia, mengingat pengalamannya panjang di Serie A.
Menurut laporan media Italia, Juventus dan Nice sepakat melakukan kesepakatan transfer dengan skema pinjaman hingga akhir musim. Dalam perjanjian tersebut, Juventus juga menyertakan opsi pembelian permanen pada musim panas mendatang.
Fabrizio Romano menyebutkan bahwa nilai opsi pembelian tersebut berada di kisaran 5 juta euro, atau sekitar Rp85 miliar. Menariknya, harga tersebut tetap berlaku terlepas dari performa Boga selama masa peminjaman.
Boga dijadwalkan tiba di Turin pada hari Minggu untuk menjalani tes medis sebelum menandatangani kontrak resminya bersama Juventus.
Pengalaman Panjang di Italia Jadi Modal Utama
Sebelum merapat ke Nice pada musim panas 2023, Boga menghabiskan lima musim bermain di Serie A. Ia memperkuat Sassuolo sejak 2018, lalu melanjutkan kariernya bersama Atalanta.
Di Sassuolo, Boga pernah menjadi rekan setim kapten Juventus saat ini, Manuel Locatelli. Sementara di Atalanta, ia sempat bermain bersama Khephren Thuram sebelum gelandang asal Prancis itu pindah ke Turin pada 2024.
Pengalaman tersebut membuat Boga tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi kembali dengan atmosfer sepak bola Italia. Ia datang dengan misi utama mendapatkan menit bermain lebih banyak dibandingkan saat masih di Nice.
Pada paruh pertama musim ini, Boga lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Dari 14 penampilan di Ligue 1, ia hanya tujuh kali tampil sebagai starter. Total waktu bermainnya mencapai 646 menit, dengan catatan dua gol dan dua assist.
Insiden dengan Suporter dan Peran di Juventus
Perjalanan Boga di Nice sempat terganggu oleh insiden pada awal Desember. Ia bersama Terem Moffi dilaporkan mendapat perlakuan kasar dari sejumlah suporter usai kekalahan 1-3 dari Lorient.
Menurut laporan ESPN, dua pendukung Nice memaksa masuk ke dalam bus tim dan meluapkan kemarahan mereka kepada para pemain. Situasi tersebut berujung kekerasan, di mana Boga dan Moffi disebut mengalami pemukulan, tendangan, ludah, serta hinaan.
Sejak laga melawan Lorient pada 30 November itu, Boga belum lagi tampil bersama Nice.
Kini di Juventus, perannya diperkirakan sebagai pelapis Kenan Yildiz. Dalam skema 4-2-3-1 racikan Luciano Spalletti, Yildiz menjadi tumpuan utama di sisi kiri dan posisi nomor 10.
Kehadiran Boga diharapkan dapat mengurangi beban Yildiz, agar pemain muda tersebut tidak kelelahan akibat jadwal padat. Dengan banyaknya pertandingan dalam enam pekan ke depan, peluang Boga untuk tampil cukup terbuka.
Selain itu, masa peminjaman ini juga menjadi kesempatan bagi Boga untuk mengembalikan kondisi fisik dan ritme bertandingnya, setelah hampir dua bulan absen dari kompetisi bersama Nice.

