Juventus Bersorak, Inter Gagal Gusur Mereka dari Puncak Liga Italia

Juventus Bersorak, Inter Gagal Gusur Mereka dari Puncak Liga Italia

Juventus bersorak usai satu kelengahan Inter bikin Nerazzurri gagal gusur La Vecchia Signora di puncak Liga Italia pada Senin (16/12) pagi.

Pada Minggu (15/12) malam sekitar pukul 23.00 Juventus merebut puncak klasemen Liga Italia setelah menang 3-1 atas Udinese, dengan dua gol dilesakkan oleh Cristiano Ronaldo. Tapi Senin dinihari, hanya selisih enam jam kemudian, Inter sudah di ambang mengambil alih kembali puncak klasemen usai unggul 1-0 sampai menit-menit akhir pertandingan di kandang Fiorentina.

Gol Inter pada laga di Stadio Artemio Franchi itu dicetak oleh Borja Valero pada menit kedelapan. Jika melihat keseluruhan pertandingan, sebenarnya tidak layak Fiorentina tertinggal oleh satu gol Inter tersebut. Mereka sama kuat untuk hampir semua aspek pertandingan, umpan, dominasi atas bola dan jumlah serangan ke gawang. Dan benar saja, Pada menit kedua injury time laga di kandang Fiorentina ini, Dusan Vlahovic mencetak gol balasan yang membuat Antonio Conte mengamuk.

Berawal dari usaha Vlahovic mencuri bola di setengah lapangannya sendiri sebelum menggiringnya sampai ke kotak penalti lawan. Ia di bawah kawalan ketat Milan Skriniar tapi berhasil melepaskan tendangan melengkung yang melewati kepala Samir Handanovic dan menjebol gawang di tiang jauh. Skor sama kuat 1-1! Hanya sebuah kelengahan kecil dan Juventus kini bersorak karena Inter gagal gusur mereka kembali dari puncak Liga Italia.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Hasil ini membawa Inter gagal kembali ke posisi semula di urutan pertama klasemen mereka sebelum La Vecchia Signora merebutnya pada Minggu malam. Anak-anak Antonio Conte kini hanya memiliki 39 poin, sama banyaknya dengan Juventus, tapi kalah head-to-head.

Inter Harusnya Bisa Menang Lima atau Enam Gol Lagi

Antonio Conte akan sangat marah setelah menyadari bahwa Inter seharusnya bisa menang dengan lima atau enam gol lagi, terutama pada babak pertama dan awal babak kedua, namun melepaskan semua peluang emas itu. Salah satunya adalah saat Lautaro Martinez menggetarkan jala gawang lawan di akhir babak pertama tapi setelah pengecekan VAR oleh wasit, gol tadi dibatalkan dengan alasan Romelu LUkaku sudah lebih dulu offside sebelum meneruskan bola ke Lautaro Martinez.

Begitu pula yang terjadi pada sekitar menit 63 dan 73 saat sebuah sundulan dari Martinez masih melebar dan kemudian giliran Lukaku 20 menit kemudian mengarahkan tembakan kerasnya langsung ke kiper Dragowski, yang melakukan penyelamatan dengan kedua kakinya. Hanya gol balasan pada masa injury time berhasil membuat skor sama kuat 1-1.

Starting XI Fiorentina vs Inter

Fiorentina: Dragowski; Milenkovic, Pezzella, Caceres; Lirola, Pulgar, Badelj, Castrovilli, Dalbert; Chiesa, Boateng.

Inter: Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; D’Ambrosio, Vecino, Brozovic, Borja Valero, Biraghi; R Lukaku, Lautaro Martinez.