
Gilabola.com – Juventus tampil ganas di Allianz Stadium dan membuat Napoli kehilangan momentum dalam perburuan gelar lewat drama penuh tensi di laga lanjutan Liga Italia.
Juventus membuat Napoli seperti kehilangan arah di malam yang seharusnya krusial. Di atas rumput Turin, Si Nyonya Tua tampil dingin, rapi, dan mematikan. Sementara Partenopei perlahan kehilangan kepercayaan diri.
Apakah ini awal runtuhnya mimpi Scudetto Napoli?
Napoli Dibuat Gugup Juventus Sejak Awal
Sejak menit pertama, Juventus langsung tancap gas.
Weston McKennie hampir membuka skor cepat. Sayang, sundulannya dari umpan Andrea Cambiaso masih melebar di depan gawang.
Tak lama berselang, Khéphren Thuram melepaskan tembakan keras. Bola membentur tiang. Stadion terdiam sesaat, lalu kembali bergemuruh.
Tekanan demi tekanan membuat Napoli mulai terlihat gugup.
Namun, tim tamu sempat memberi perlawanan. Antonio Vergara memaksa Michele Di Gregorio melakukan penyelamatan gemilang. Rasmus Hojlund juga mencoba peruntungan, tapi masih bisa diblok.
Pertandingan pun mulai memanas.
Jonathan David Muncul, Allianz Stadium Meledak
Momen penentu akhirnya datang di menit ke-22.
Manuel Locatelli mengirim umpan terobosan tajam yang membelah pertahanan Napoli. Jonathan David lolos sendirian.
Tanpa ragu, striker asal Kanada itu melepaskan tembakan rendah ke pojok gawang Alex Meret. Gol! Allianz Stadium meledak. Juventus unggul, Napoli terpukul.
Sebelum turun minum, tuan rumah nyaris menggandakan keunggulan. Locatelli kembali mengancam, Thuram hampir mencetak gol, tapi skor tetap bertahan.
Napoli Bangkit, Juventus Tetap Dingin
Babak kedua menjadi ujian mental. Napoli mencoba bangkit. Mereka menguasai bola, membangun serangan perlahan, dan mencari celah.
Rasmus Hojlund hampir menyamakan skor. Tembakannya melenceng tipis.
Namun, Juventus tidak panik. Barisan belakang tampil disiplin. Lini tengah bekerja tanpa lelah. Tempo permainan dikontrol dengan sabar.
Napoli frustrasi. Peluang bersih semakin jarang tercipta.
Kenan Yildiz dan Filip Kostic Menyempurnakan Malam Sempurna
Ketika Napoli mulai kehilangan energi, Juventus justru makin percaya diri.
Menit ke-77, Fabio Miretti mengirim umpan cerdas ke dalam kotak penalti. Kenan Yildiz datang dari belakang. Satu sentuhan, satu tembakan rendah. Gol kedua! Publik Turin mulai berpesta.
Tak berhenti di situ. Menit ke-86, Filip Kostic melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke sudut bawah gawang. Tak terjangkau. Skor 3-0!
Juventus benar-benar berpesta.
Di masa tambahan waktu, Romelu Lukaku sempat mendapat peluang emas. Tapi sepakannya melebar. Malam itu memang bukan milik Napoli.
Opini Gilabola: Juventus Kirim Ancaman Serius
Juventus menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim yang hanya mengandalkan sejarah. Mereka kini tampil dengan struktur yang matang, keseimbangan lini, dan mental juara.
Kehadiran Jonathan David sebagai ujung tombak memberi dimensi baru. Didukung Locatelli, Thuram, dan Yildiz, serangan Juve kini lebih cair dan sulit ditebak.
Sementara itu, Napoli terlihat mulai rapuh saat berada di bawah tekanan besar.
Kekalahan ini membuat mereka tertinggal sembilan poin dari Inter dan gagal menyamai AC Milan di posisi kedua. Dalam perburuan gelar, jarak seperti ini bukan sekadar angka, tapi beban psikologis.
Jika Antonio Conte tidak segera menemukan solusi, musim ini bisa berubah dari perburuan Scudetto menjadi sekadar perjuangan mempertahankan posisi empat besar.
Kini siapa yang benar-benar siap menantang Inter hingga akhir musim?
Rekor, Statistik, dan Dampak Besar bagi Klasemen
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Juventus di kandang di semua kompetisi musim ini.
Bagi Napoli, ini adalah kekalahan pertama mereka dalam 10 laga terakhir di semua ajang.
Lebih menyakitkan lagi, mereka kini tanpa kemenangan dalam tujuh kunjungan terakhir ke markas Juventus.
Di Serie A, Partenopei sudah menelan lima kekalahan musim ini, semuanya terjadi saat bermain tandang.
Sinyal bahaya semakin jelas!
Biar nggak ketinggalan update transfer dan skor bola terbaru, yuk follow Gilabola.com di Google News di sini!