Juventus Nyaris Dipermalukan Verona, Pirlo: Jangan Nunggu Ditampar Baru Bangun!

Juventus Nyaris Dipermalukan Verona, Pirlo : Jangan Nunggu Ditampar Baru Bangun!

Gila Bola – Juventus hampir saja menelan kekalahan di kandang sendiri saat mereka yang tampil lebih dominan dan menyerang justru kebobolan gol lebih dulu melalui Andrea Favilli, sebelum pemain pengganti Dejan Kulusevski menyelamatkan mereka dari kekalahan.

Usai hasil imbang yang mengecewakan tersebut, manajer Andrea Pirlo pun memperingatkan anak asuhnya bahwa mereka ‘tidak perlu tamparan di wajah untuk bangun dan bermain dengan intensitas’ yang membuat Juventus hanya harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Hellas Verona di Allianz Stadium.

Laju awal musim juara bertahan masih tersendat dengan mereka baru memenangkan satu dari lima laga awal mereka, yakni kemenangan 3-0 atas Sampdoria, sementara satu kemenangan lain hanya hadiah yang didapat melalui kemenangan WO akibat ketidakhadiran Napoli dalam pertandingan.

Sementara di tiga laga lain Bianconeri hanya bermain imbang melawan Roma, Crotone dan Verona, dan bahkan sekali lagi mereka membutuhkan gol menit akhir dari Dejan Kulusevski untuk bisa lolos dari kekalahan.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Babak pertama kami tidak cukup agresif, kami menunggu mereka, namun kami menciptakan peluang terbaik,” kata Andrea Pirlo kepada Sky Sport Italia. “Kami bereaksi dengan baik setelah mereka memimpin, tetapi kami seharusnya tidak membutuhkan tamparan di wajah untuk bangun dan bermain dengan intensitas.”

“Saat Anda bermain melawan Verona atau Atalanta, itu sulit karena mereka membawa Anda bermain satu lawan satu ke seluruh lapangan dan menciptakan banyak duel. Kami bekerja untuk menghindari tekanan tinggi mereka dan itu bekerja lebih baik di babak kedua. Sulit melawan mereka, kami bisa melakukannya lebih baik.”

“Arthur mengontrol bola dengan sangat baik dan bertahan selama 90 menit penuh, tapi dia juga bisa meningkat, seperti yang bisa dilakukan semua pemain. Kami tahu ini akan lebih sulit daripada di Kiev, karena Verona memiliki intensitas seperti ini. Kami melatih permainan pressing kami dan menangani situasi satu lawan satu.”

“Sekali lagi bahwa kami seharusnya tidak membutuhkan tamparan di wajah untuk bangun, kami harus bermain dengan intensitas yang tepat sejak awal laga dan kemudian melanjutkan permainan kami dari sana.”