Juventus Tuding Paulo Dybala & Matthijs de Ligt Lebih Loyal ke Agen Ketimbang ke Klub

Direktur Juventus Maurizio Arrivabene melayangkan kritikan kepada Paulo Dybala, Matthijs de Ligt dan Mino Raiola, mengatakan bahwa para pemain sekarang memiliki loyalitas lebih kepada agen mereka ketimbang jersey klub.

Kontrak Paulo Dybala akan berakhir pada musim panas 2022 mendatang tapi sejauh ini dia masih belum menandatangani hitam di atas putih untuk memperbarui kontraknya di Stadion Allianz.

Laporan luas menyebutkan bahwa pemain internasional Argentina tersebut menginginkan kenaikan gaji yang signifikan meski kenyataannya bahwa dia saat ini sudah menjadi pemain dengan bayaran tertinggi kedua di klub senilai Rp 118 Milyar per tahun.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sementara itu, kontrak Matthijs de Ligt masih akan berjalan hingga musim panas 2024 mendatang, tapi agennya Mino Raiola sudah banyak membicarakan tentang potensi transfer jelang dibukanya jendela transfer Januari 2022 mendatang dengan ada minat dari Chelsea pada bek internasional Belanda tersebut

Ditanya tentang situasi kontrak Paulo Dybala yang belum menandatangani kontrak baru meskipun kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini serta tentang komentar Mino Raiola bahwa Matthijs de Ligt siap untuk mengambil langkah lain dalam karirnya di luar Itala, Maurizio Arrivabene kemudian menyinggung loyalitas kedua pemain itu untuk klub.

Dia mengatakan kepada DAZN, “Saya terbiasa menjadi pembicara yang sederhana. Saat ini, banyak pemain memiliki loyalitas lebih kepada agen mereka daripada yang mereka lakukan pada jersey klub.”

“Dybala adalah pemain nomor 10 Juventus dan De Ligt adalah bek yang hebat. Mereka harus melakukan pekerjaan mereka, kami melakukan pekerjaan kami. Tapi ada hubungan yang baik. Sangat mudah untuk berbicara tentang betapa Anda peduli dengan jersey klub, tetapi Anda harus membuktikannya di lapangan dan kami ingin mereka membuktikannya.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO