Kabar Buruk Bagi Tottenham & Arsenal, Lautaro Martinez Tegaskan Bertahan di Inter Milan

Gilabola.com – Lautaro Martinez banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Premier League menyusul rekannya Romelu Lukaku, tapi baik Tottenham maupun Arsenal tampaknya harus mengubur dalam-dalam mimpi mereka mendapatkan sang penyerang.

Agen Lautaro Martinez mengatakan striker internasional Argentina itu senang bertahan di Inter Milan di tengah minat dari Tottenham Hotspur dan Arsenal, sambil menambahkan bahwa kliennya itu masih memiliki tekad besar untuk memenangkan berbagai trofi di klubnya saat ini.

Usai memenangkan scudetto untuk pertama sejak 2010 di musim lalu, Nerazzurri diterpa badai perubahan karena situasi ekonomi mereka yang sulit, memaksa manajer Antonio Conte harus angkat kaki dari klub karena berkurangnya ambisi klub setelah memenangkan Serie A.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Bek kanan Achraf Hakimi juga sudah dijual ke Paris Saint-Germain senilai Rp 1 Trilyun, sementara top skor mereka selama dua musim terakhir Romelu Lukaku dilego ke Chelsea dengan harga hampir Rp 2 Trilyun.

Lautaro Martinez belakangan juga dikaitkan dengan kepindahan ke Tottenham Hotspur, yang bahkan beberapa laporan menyebutkan bahwa mereka sudah menyetujui harga transfer Rp 1,2 Trilyun dengan pihak Inter Milan sebelum penjualan bomber Belgia ke Stamford Bridge.

Arsenal belakangan juga baru-baru ini dikaitkan dengan minat pada penyerang berusia 23 tahun itu, tapi agennya Alejandro Camano menegaskan bahwa kliennya ingin bertahan di Inter Milan dan bertekad memenangkan trofi bergengsi lainnya di Giuseppe Meazza.

“Dia ingin memenangkan scudetto lagi bersama Inter, memainkan Liga Champions yang bagus bersama Nerazzurri dan, seperti yang saya katakan sebelumnya, dia sama sekali tidak berpikir untuk meninggalkan Italia,” kata Alejandro Camano kepada FCInterNews.

“Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk tetap bersama Inter. Martinez sangat bahagia di Milan, dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan rekan satu timnya dan dengan pelatih baru. Dia mendengarkan banyak tawaran, tetapi tidak pernah menganggapnya serius. Dia percaya, dan kami percaya, bahwa masih ada kehidupan di Inter.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO