Karir Terus Meredup, Isco Alarcon Sekarang Bukan Lagi Prioritas Transfer AC Milan

AC Milan telah memiliki awal musim yang bagus saat ini di Serie A, berada di urutan kedua klasemen setelah hasil yang luar biasa dengan 10 kemenangan dan satu imbang dalam 11 pertandingan mereka sejauh ini.

Skuad asuhan Stefano Pioli sekarang sudah semakin matang dan bertekad untuk bisa memenangkan scudetto di akhir musim, setelah kegagalan mereka yang mengecewakan di musim lalu ketika Inter Milan menyalip mereka dan AC Milan akhirnya harus puas hanya finish di urutan kedua.

Akan tetapi pihak Rossoneri tidak ingin terlena dengan hasil yang mereka dapatkan saat ini dan bertekad untuk mendapatkan tambahan kekuatan selama bursa transfer musim dingin yang akan dibuka pada Januari 2022 mendatang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Target prioritas bagi Frederic Massara [direktur sepak bola] dan Paolo Maldini [direktur] adalah memperkuat opsi gelandang serang mereka. Selama ini Brahim Diaz telah memerankan tugas playmaker dengan baik dengan pemain bernomor punggung 10 itu menikmati kepercayaan penuh dari staf teknis dan manajemen.

Akan tetapi dengan padatnya jadwal dan mengantisipasi berbagai kemungkinan seperti badai cedera yang menimpa mereka di awal musim ini, AC Milan bertekad untuk bisa membawa pemain baru ketika jendela transfer musim dingin dibuka pada Januari 2022 nanti.

Satu nama yang sebelumnya banyak diperdebatkan adalah Isco Alarcon, apalagi kontrak pemain internasional Spanyol itu di Real Madrid akan berakhir pada musim panas 2022 mendatang dan tampaknya dia tidak akan diberi kontrak baru oleh klub.

Akan tetapi kendati dia tersedia dengan harga terjangkau, mantan Malaga itu rupanya bukan lagi prioritas transfer bagi Rossoneri, yang menganggap bahwa gelandang berusia 29 tahun itu sudah habis dan sudah melewati masa-masa terbaiknya, menurut laporan Calciomercato.

Selain itu juga ada pertimbangkan ekonomi. Dikabarkan bahwa gaji Isco adalah sekitar Rp 4 Milyar per pekan di Real Madrid, harga yang terlalu mahal bagi AC Milan, apalagi untuk pemain yang sudah habis masa jayanya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO