Kemenangan Roma Atas Torino Bikin Mourinho Hanya 2 Poin Lebih Buruk Daripada Fonseca

Kemenangan AS Roma atas Torino dengan gol tunggal dari Tammy Abraham, tadi malam, membuat Jose Mourinho lega. Kini ia hanya sedikit lebih buruk saja dibandingkan rekan senegaranya Paulo Fonseca usai 14 pekan Liga Italia.

Sorotan tajam sempat dirasakan oleh Mourinho usai anak buahnya kalah mengejutkan 3-2 di kandang tim promosi Venezia pada 7 November 2021 lalu, sebelum mereka pulih dan kini sudah mencatatkan tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, 0-2 di kandang Genoa, 4-0 atas FK Zorya Luhansk (Liga Europa) dan malam ini 1-0 atas Torino.

Melihat situasi pertandingan, Mourinho akan berdebar. Meski bertindak sebagai tuan rumah, tapi Giallorossi kalah penguasaan bola dan agresifitas dibandingkan Torino. Roma kalah dalam hal dominasi bola dengan hanya 33 persen saja sepanjang 90 menit, selain mencatatkan percobaan gol lebih sedikit, 10 berbanding 16, dan jumlah tembakan tepat sasaran hanya dua saja berbanding tiga dari tim asal kota Turin itu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Belum lagi 15 menit berlalu sang kapten Lorenzo Pellegrini sudah harus digantikan oleh Carles Perez akibat cedera dan tak bisa melanjutkan pertandingan dan ban kapten harus diserahkan kepada Gianluca Mancini selaku wakil kapten berikutnya yang ada di atas lapangan.

Beruntung jagoannya asal Chelsea, Tammy Abraham, melesakkan gol dengan bantuan Henrikh Mkhitaryan pada menit 32. Itu merupakan gol ketiga sang pemain Inggris dari dua laga terbaru Giallorossi, usai dua gol ke gawang Zorya Luhansk, dan juga merupakan gol ke-10 di semua kompetisi sejak bergabung ke Stadion Olimpico pada musim panas 2021.

Torino di bawah komando Ivan Juric coba melakukan lima rotasi sepanjang babak kedua tapi tidak bisa menghasilkan gol melawan anak-anak Mourinho yang bertahan secara disiplin. Mourinho hanya memasukkan Matias Vina guna menggantikan Stephan El Shaarawy pada menit 88 dan Marash Kumbulla untuk Carles Perez pada detik-detik terakhir.

Kemenangan ini membawa Roma meraih 25 poin setelah 14 pekan, hanya lebih buruk 2 poin saja dari pasukan Paulo Fonseca usai jumlah pertandingan yang sama musim 2020/21, saat mereka mencatatkan 27 poin. Waktu itu Giallorossi memiliki delapan kemenangan, tiga imbang dan tiga kekalahan. Sementara skuad Mourinho saat ini memiliki terlalu banyak kekalahan (5), lebih baik dalam hal jumlah draw (1) dan sama banyaknya dalam hal kemenangan (8).

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO