Lazio Gagal Gusur Juventus Meski Dibantu Top Skor Serie A Ini

Lazio Gagal Gusur Juventus Meski Dibantu Top Skor Serie A Ini

Lazio gagal gusur Juventus dari posisi kedua klasemen Liga Italia hari Minggu (15/9) meski dibantu bekas top skor dua kali Serie A ini. Siapa?

Ciro Immobile mencetak satu-satunya gol Lazio di kandang SPAL yang berakhir dengan kekalahan 2-1, Minggu malam. Itu pun dari titik penalti. Namun sangat disayangkan bahwa gol Immobile itu gagal membawa Lazio melewati Juventus untuk duduk di posisi kedua klasemen Liga Italia.

Tadi malam Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan cuma bisa main 0-0 di kandang Fiorentina. Perolehan poin Bianconeri yang hanya tujuh seharusnya bisa dilewati oleh Le Aquile jika mereka menang atas tim penghuni zona degradasi ini. Bukan menang, bukan imbang, malah kalah 2-1 di Stadio Paolo Mazza, Minggu malam.

Penalti Ciro Immobile dicetak menit 17 menyusul satu handball yang terlihat disengaja dilakukan oleh pemain SPAL, Nenad Tomovic. Wasit membutuhkan waktu sekitar dua menit untuk memeriksa layar VAR dan maju mundur satu kali sebelum merasa benar-benar yakin bahwa sang pemain tuan rumah merentangkan tangannya untuk menahan bola.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Mantan pemain Borussia Dortmund dan Juventus itu kemudian mengarahkan sepakannya mendatar ke sisi kanan gawang sementara kiper SPAL membanting tubuhnya ke sisi lain. Dengan golnya ini Ciro Immobile mengoleksi tiga gol dan duduk di puncak top skor Serie A bersama sejumlah pemain lain, salah satunya Dries Mertens dari Napoli.

Apakah Immobile akan menjadi top skor di akhir musim, itu masih harus dilihat lagi. Tahun lalu ia hanya mengoleksi 15 gol, kalah dari Quagliarella (Sampdoria) dan Duvan Zapata (Atalanta). Tapi dalam sejarah si pemain kelahiran Italia 29 tahun lalu ini sudah pernah dua kali memuncaki papan klasemen top skor Serie A. Sekali saat mengenakan jersey Torino tahun 2013, mencetak 22 gol dalam 33 penampilan. Setelah itu pada musim keduanya di Lazio tahun 2017 ia menjadi Capocannoniere sekali lagi dengan 29 gol dalam 33 laga.

Sayangnya Lazio gagal gusur Juventus untuk perebutan posisi kedua klasemen Liga Italia. Tuan rumah melalui Andrea Petagna membalaskan satu gol pada menit 63 untuk mengubah skor menjadi 1-1. Dan kemudian pada masa injury time Jasmin Kurtic membuat pendukung tuan rumah bersorak gembira. Skor 2-1 bertahan sampai peluit panjang ditiup di Stadio Paolo Mazza. Dengan kekalahan ini Le Aquile tertahan di posisi delapan klasemen dengan poin 4.

Pertandingan SPAL vs Lazio itu sendiri berjalan sengit dengan kedua tim kurang lebih seimbang dalam penguasaan bola. Tapi reputasi Biancocelesti terlihat dari jumlah serangan on target lima banding empat milik tuan rumah, dan juga off target lima banding empat milik SPAL. The Eagles main sedikit lebih keras dengan 11 pelanggaran sampai akhir babak kedua dibandingkan hanya tujuh milik tuan rumah.