Legenda Juventus Salahkan Cristiano Ronaldo Atas Penampilan Buruk Dybala

Legenda Juventus Salahkan Cristiano Ronaldo Atas Penampilan Buruk Dybala

Legenda Juventus dan Italia, Marco Tardelli, menyalahkan Cristiano Ronaldo atas penampilan buruk Paulo Dybala musim ini.

Menurut Marco Tardelli, Paulo Dybala menderita dengan kehadiran Cristiano Ronaldo di skuad Juventus.

Tardelli dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah bermain untuk Timnas Italia. Dia menikmati karirnya yang sangat sukses selama 20 tahun di Juventus, di mana dia memenangkan sejumlah trofi, termasuk lima gelar Serie A dan empat kompetisi utama UEFA.

Juve mengamankan gelar liga kedelapan berturut-turut akhir pekan lalu, setelah mengalahkan Fiorentina 2-1. Namun, para pendukung Si Nyonya Tua tidak dapat menikmati perayaan gelar liga seperti yang mereka inginkan, karena Juve tersingkir terlalu dini dari Liga Champions di tangan Ajax.

Dybala Hanya Kantongi 10 Gol

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Pemain sensasional Juve asal Argentina, Paulo Dybala, hanya berhasil mencetak 10 gol dari 38 penampilannya di semua kompetisi musim ini. Itu jauh di bawah standar yang dia raih musim sebelumnya, di mana ia mencetak 22 gol dan lima assists dalam 33 pertandingan.

Sementara itu Ronaldo berada dalam kondisi yang baik, dengan pemain asal Portugal tersebut telah mencetak 25 gol di semua kompetisi musim ini.

Dalam sebuah wawancara dengan Rai Sport yang dikutip media Spanyol, AS, baru-baru ini, Tardelli mengkritik Ronaldo karena penampilan buruk Dybala. “Beberapa pemain kurang [menit] permainan karena Ronaldo ada di tim, dan secara tidak sadar menderita bermain bersama dia. Dybala salah satu pemain itu,” tandas Tardelli.

Juve Diminta Kelola Klub Lebih Baik

Karenanya, Tardelli meminta manajemen klub untuk mengelola skuad La Vecchia Signora lebih baik lagi pada musim depan.

“Juventus perlu bekerja keras dalam mengelola skuad musim depan tim. Mungkin Cristiano Ronaldo telah bermain terlalu banyak tahun ini, tetapi dia pemain yang memimpin tim ini. Saat melawan Ajax, dia seharusnya bisa melakukan lebih banyak lagi,” tambahnya.