Lolos Dari Sanksi Larangan Bermain Bintang Muda Roma Hanya Harus Bayar Denda

Bintang muda milik AS Roma Nicolo Zaniolo lolos dari sanksi larangan bermain di Serie A setelah tertangkap menggunakan gestur yang tidak pantas kepada penggemar Lazio pada laga derby della capitale.

Kekalahan AS Roma dari Lazio 3-2 pada duel antar dua tim asal ibukota Italia tersebut memang sangat menarik dan memberikan banyak cerita baik termasuk seusai laga berakhir. Salah satu yang menarik banyak perhatian tentunya gestur tidak sopan dari gelandang bertalenta milik I Giallorossi, Nicolo Zaniolo yang dilakukannya saat membalas ejekan dari para supporter I Biancocelesti.

Karena tindakannya tertangkap kamera dan dilaporkan ke komisi disiplin Serie A sempat ada ketakutan bahwa Zaniolo bisa memperoleh sanski berat yakni berupa larangan bermain di Serie A. Akan tetapi, berdasarkan pemberitaan dari Football Italia pemain tim nasional Italia itu ternyata lolos dari hukuman yang terlalu berat dan hanya akan mendapatkan denda sebesar Rp 167 juta saja.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Keputusan tersebut tentunya bisa membuat Zaniolo dan Roma sendiri pastinya merasa lega karena sempat terancam bisa absen pada beberapa laga dari timnya. Namun karena hanya akan menerima denda maka mantan pemain akademi dari Inter Milan tersebut akan tetap bisa menjadi andalan dari I Giallorossi pada beberapa laga kedepan di Serie A.

Meskipun musim lalu sang pemain harus absen karena cedera lututnya, tetapi musim ini sang pemain berlahan demi pasti mulai memperlihatkan kualitasnya di atas lapangan. Roma dengan kehadiran dari Mourinho ternyata tetap memberikan perhatian yang khusus terhadap Zaniolo tidak hanya karena dia baru saja pulih tetapi juga disebabkan oleh talenta luas biasa dari Zaniolo.

Karena hal tersebut, Roma sangat ingin agar bintang mudanya itu mendapatkan kesempatan bermain sebanyak mungkin musim ini agar ketajamannya bisa kembali pulih. Dengan tidak adanya sanksi yang menyertai maka Zaniolo akan bisa digunakan tenaganya saat mereka ditantang promosi, Empoli.

Sebelum menghadapi tim promosi tersebut, Roma sebelumnya harus meghadapi Zorya Luhansk pada laga konferensi Eropa. Dengan jawdal yang pada itulah maka sangat penting untuk melakukan rotasi agar semua pemain dalam possisi yang kuat.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO