Luciano Moggi Akui Sempat Ingin Bunuh Diri Gara-Gara Kasus Calciopoli Serie A

Kasus Calciopoli pernah menggemparkan Serie A yang membuat Juventus terdegradasi ke Serie B sementara beberapa klub mendapatkan pengurangan poin, kasus besar yang sempat membuat Luciano Moggi merasa frustrasi.

Mantan direktur Juventus Luciano Moggi mengungkapkan bahwa dia bahkan berpikir untuk bunuh diri setelah skandal Calciopoli mengirim klubnya ke Serie B, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak bersalah atas kasus yang menggemparkan tersebut.

Netflix baru-baru ini memproduksi film dokumenter baru tentang skandal yang melanda sepak bola Italia pada musim panas 2006, tepat sebelum timnas Italia asuhan Marcelo Lippi memenangkan Piala Dunia di Jerman.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Penyadapan telepon digunakan untuk menunjukkan bahwa beberapa klub mencoba menekan wasit yang ditunjuk untuk menugaskan wasit tertentu untuk bekerja di pertandingan yang melibatkan mereka.

Menariknya bahwa tidak seorang pun yang terlibat dalam skandal Calciopoli pernah didakwa, apalagi dinyatakan bersalah, karena pengaturan pertandingan. Sementara di sisi lain, klub-klub yang mendapatkan hukuman atas tuduhan keterlibatan mereka.

Juventus dipaksa kehilangan dua gelar Serie A dan diturunkan ke Serie B. Sementara Fiorentina dan Lazio juga sempat hampir diturunkan ke Serie B, Milan nyaris divonis kehilangan 44 poin pada musim 2005/2006 dan diperintahkan untuk memulai musim berikutnya dari -15 angka.

Tokoh kunci dalam skandal Calciopoli adalah Luciano Moggi, mantan direktur jenderal Juventus. Dia bahkan akhirnya harus mengakhiri karirnya di bidang sepak bola, dan sekarang beralih menjadi penulis dan pakar.

Mengenang seputar kasus pengaturan skor yang menggemparkan itu, Luciano Moggi mengatakan dalam film dokumenter tersebut, “Saya bahkan malu untuk berjalan di jalan dan pada saat itu saya merenungkan banyak hal, bahkan bunuh diri. Seolah-olah saya berada di puncak pohon dan semua orang di bawah membidik, siap menembak saya. 10 hari pertama sangat mengerikan. Stasiun televisi, radio, dan surat kabar terus-menerus berbicara tentang ‘skandal dll’, tetapi saya tidak pernah mengambil keuntungan dari siapa pun atau apa pun.”

“Jika akhirnya dalam kasus ini tidak ditemukan adanya pertandingan yang terbukti telah dilakukan pengaturan skor, jika semua wasit yang diselidiki atas kasus Calciopoli akhirnya dibebaskan, lalu kerusakan apa yang akhirnya terjadi pada sepak bola?”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO