Luciano Spalletti Jelaskan Bagaimana Taktik Napoli Untuk Bungkam AC Milan

Manajer Napoli Luciano Spalletti menjelaskan pilihan taktis yang mengejutkan untuk mengalahkan Milan saat timnya sekarang berhasil naik ke urutan kedua untuk memangkas gap dangan Inter Milan di puncak.

Napoli berhasil naik ke urutan kedua klasemen sementara Serie A usai meraih kemenangan 0-1 yang sangat penting atas AC Milan dalam laga lanjutan Liga Italia di San Siro pada Senin (20/12) dini hari WIB.

Kemenangan ini tentu saja merupakan bukti kejeniusan manajer Luciano Spalletti yang harus menyiapkan timnya untuk pertandingan ini dengan sejumlah pilar yang absen seperti Kalidou Koulibaly, Victor Osimhen, dan Lorenzo Insigne, sementara Dries Mertens hanya turun dari bangku cadangan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tapi Napoli, yang memulai pertandingan di peringkat ketiga, akhirnya berhasil meraih kemenangan tipis di kandang Milan dengan skor tipis 0-1 berkat gol tunggal Eljif Elmas yang melakukan sundulan di tiang dekat gawang Mike Maignan usai menyambut sepak pojok Piotr Zielinski.

Franck Kessie sebenarnya sempat menyamakan kedudukan di menit akhir bagi AC Milan, namun dianulir karena posisi offside Olivier Giroud dianggap aktif dan membuat Partenopei akhirnya berhasil naik ke urutan kedua dan memangkas gap dengan Inter Milan di puncak dengan hanya empat poin.

“Yang benar-benar membuat saya senang adalah melihat kami tidak bermain terlalu ke belakang sampai lima menit terakhir, kami menjaga keseimbangan bahkan setelah memimpin,” kata Luciano Spalletti kepada DAZN. “Menjadi sulit di menit-menit akhir ketika Olivier Giroud menambahkan kehadirannya pada fisik Zlatan Ibrahimovic. Fisik adalah hal mendasar dalam sepak bola, tetapi kami memiliki peluang untuk unggul 2-0, mungkin lebih baik daripada peluang Milan, dan kami bermain seperti tim hebat melawan lawan yang hebat.”

“Kami ingin menekan Milan ketika mereka memulai pergerakan, karena jika tidak, Ibrahimovic dapat menciptakan sesuatu dari tepi kotak penalti. Selain beberapa momen, inisiatif ini kami laksanakan dengan baik. Milan agresif dan tidak memungkinkan kami untuk menemukan ruang.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO