Mario Mandzukic Kenakan No.9 di Milan, Paolo Maldini Bocorkan Proses Transfernya

Gilabola.com – Penyerang veteran Kroasia Mario Mandzukic telah tiba di AC Milan untuk menjalani tes medis sebelum meresmikan kepindahannya ke San Siro dengan status bebas transfer, saat Stefano Pioli ingin memperbesar harapan gelar mereka musim ini.

AC Milan memang cukup aktif di bursa transfer Januari ini untuk mendatangkan pemain yang dirasa bisa melapis pilar-pilar penting dalam tim, termasuk mendatangkan Soualiho Meite dari Torino untuk memback up Franck Kessie di pos gelandang bertahan.

Kini mantan bomber Juventus yang sudah 10 bulan menganggur, Mario Mandzukic, akan datang untuk menjadi deputi stiker gaek lainnya Zlatan Ibrahimovic, yang merupakan satu-satunya pemain bertipe penyerang tengah tradisional dan goal getter yang dimiliki Stefano Pioli musim ini.

Advertisement
K9Win
K9Win

Kabarnya, penyerang Kroasia berusia 34 tahun itu akan mengenakan nomor jersey 9 di San Siro, dengan nomor legendaris tersebut sebelumnya dikenakan pemain internasional Polandia Krzysztof Piatek, yang saat ini sudah pindah ke Bundesliga Jerman bersama Hertha BSC.

Sky Sport Italia melaporkan Mario Mandzukic telah memutuskan untuk mengambil tantangan dan akan bermain dengan jersey nomor 9 tersebut setidaknya untuk sisa musim ini, saat dirinya juga dikabarkan hanya dikontrak jangka pendek untuk enam bulan ke depan.

Sementara itu, direktur teknik Paolo Maldini mengungkapkan bahwa transfer eks penyerang Bayern Munchen, Atletico Madrid, dan Juventus itu murni pertimbangan dewan klub dan sama sekali tak meminta pertimbangan dari para pemain soal transter itu.

“Kami tahu karakter Mandzukic dengan baik, kami berbicara dengannya,” kata Maldini kepada Sky Sport Italia. “Kami tidak berkonsultasi dengan para pemain kami, itu klub yang memutuskan. Kami memiliki kontak langsung dengan pelatih. Dalam sepakbola, orang baik saja tidak cukup, bukan berarti Mario tidak. Skuad ini juga mengacu pada mereka yang sedikit berbeda, saya tidak berbicara tentang Mario, tetapi secara umum.”