Masuk Klinik, Paqueta Alami Stress di Milan ?

Paqueta Alami Stress di Milan

Gilabola.com – Mulai jarang mendapatkan posisi di starting lineup AC Milan, Lucas Paqueta dikabarkan mengalami stress dan gangguan kecemasan yang membuatnya masuk klinik di Milan.

Sempat menjadi starter di era Gennaro Gattuso dan juga di awal musim ini, Paqueta memang mulai jarang masuk sebelas pemain utama I Rossoneri. Gelandang timnas Brazil itu lebih sering masuk sebagai pemain pengganti dan hanya bermain selama 10 – 15 menit di beberapa pertandingan terakhir.

Situasi yang kurang positif tersebut kabarnya menjadi mengkhawatirkan setelah Paqueta baru-baru ini harus menjalani pemeriksaan di La Madonina klinik. Beradasarkan berita dari Calciomercato.com, pemeriksaan itu terjadi segera setelah pertandingan Milan melawan Udinese minggu (19/01) kemarin.

Pemain itu terpaksa menjalani pemeriksaan karena setelah partai yang dimenankan Milan 3-2 tersebut dia mengalami tachycardia ringan. Syukurnya setelah menjalani pemeriksaan tidak ada sesuatu yang relevan dengan penyakit yang berhubungan dengan kondisi jantung tersebut.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Tachycardia sendiri biasanya kondisi yang umum terjadi karena gangguan kecemasan dan juga stress sehingga detak pemain bisa melibihi batas normal. Menurut kabar lebih lanjut, situasi Paqueta di Milan masih belum terlalu nyaman bagi sang pemain, di tidak terlalu memiliki kehidupan sosial.

Situasi yang sedikit mengejutkan mungkin bagi fans Milan, karena tidak terlihat ada problema non teknis dari sang pemain selama ini. Paqueta yang didatangkan dengan bandrol senilai 38 juta Euro ini memang belum tampil terlalu maksimal di lapangan, namun situasi diluar lapangan tentunya tidak banyak diketahui.

Paqueta Bisa Tinggalkan Milan Januari Ini

Masa depannya yang juga mengalami ketidakjelasan Januari ini bisa jadi sesuatu yang dipikirkan sang pemain. Sulitnya menembus starting eleven Milan tentu membuatnya tidak merasa nyaman karena ekspektasi besar yang muncul setelah kedatangannya.

Satu solusi yang mungkin terjadi adalah kepindahannya dari tim Merah Hitam Januari ini. Milan pun kabarnya tidak keberatan untuk melepas Paqueta, namun mereka ngotot meminta setidaknya 35 juta Euro sebagai biaya transfer untuk sang pemain.

Sejauh ini baru raksasa Prancis, Paris Saint-Germain yang mengajukan ketertarikan serius untuk mendatangkan gelandang 22 tahun itu ke Paris. Namun sayangnya PSG masih kesulitan menemukan kata sepakat dengan Milan karena klub asuhan Thomas Tuchel itu menolak membayar jumlah transfer yang diminta oleh Milan.