Matthijs de Ligt Akui Juventus Rindukan Striker Pembunuh Seperti Cristiano Ronaldo

Pemain bertahan Matthijs de Ligt mengakui Juventus merindukan karakter striker pembunuh seperti Cristiano Ronaldo, tapi meningkat dalam hal pengalaman kepercayaan diri serta membawa gol dari semua pemain.

Usai menelan kekalahan di Piala Super Italia melawan Inter Milan Juventus kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Udinese dengan skor 2-0 di laga lanjutan Serie A di stadion Juventus pada Minggu (16/1) dini hari WIB.

Paulo Dybala membuka skor di menit ke-19 melalui penyelesaian di dalam kotak penalti yang berawal dari bola yang dimenangkan Arthur Melo di lini tengah yang kemudian diumpan ke Moise Kean, yang tanpa pikir panjang kemudian melepas umpan kepada penyerang internasional Argentina tersebut.

Juventus kemudian menggandakan keunggulan mereka di akhir babak kedua ketika umpan silang Mattia de Sciglio berhasil disambut dengan sundulan oleh Weston McKennie yang tidak terkawal untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-0 bagi tim besutan Massimiliano Allegri.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Manajer berusia 54 tahun tersebut mengatakan bahwa timnya kurang matang dan berpengalaman di tengah awal musim yang kurang mengesankan bagi Bianconeri dan Matthijs de Ligt mengakui kritikan dari pelatihnya tersebut.

Dia mengatakan kepada¬†Sky Sport Italia,¬†“Saya mendengar pelatih mengatakan itu dan saya mengerti apa yang dia maksud, karena kami memiliki banyak pemain muda. Saya juga masih muda, setidaknya dari segi usia, tapi saya sudah memainkan sekitar 250 pertandingan di level senior, jadi punya pengalaman. Anda bisa lebih cepat dewasa dengan lebih banyak laga yang Anda mainkan.”

Ditanya apakah Juventus merindukan Cristiano Ronaldo di tengah gol-gol mereka yang minimalis di musim ini, bek Belanda itu menambahkan, “Saya kira begitu. Cristiano adalah tipe pemain yang masuk ke kotak dan akan selalu mencetak gol, dia jarang menyia-nyiakan peluang. Kami merindukannya sejak awal musim. Kami tidak memiliki striker pembunuh yang dapat mencetak 30 gol per musim, tetapi kami perlu menyumbangkan gol dari semua pemain dan dari mana saja, yang mulai terjadi sekarang.”

BANDARTOGEL77
IBOSport
MACAUBET

Klasemen Serie A

SebelumnyaPrediksi Euro 2020: Bakal Ada Juara Baru, Tapi Bukan Perancis
SelanjutnyaTawaran FINAL Man Utd Untuk De Jong, Siap Jadikan Dia Pemain Bayaran Tertinggi di Inggris!