Matthijs de Ligt Kritik Juventus Karena Main Terlalu Lambat & Mudah Kehilangan Bola

Gol penyama kedudukan Matthijs de Ligt terbukti penting bagi Juventus untuk mengalahkan Cagliari di laga terbaru mereka di Serie A.

Gila Bola – Bek tengah Matthijs de Ligt mengakui Juventus terlalu lamban dan kehilangan bola terlalu mudah melawan Cagliari, tetapi senang karena akhirnya bsa bangkit untuk mendapatkan kemenangan 1-2 di Sardegna Arena.

Tuan rumah secara mengejutkan memimpin terlebih dulu di menit ke-10 melalui Joao Pedro usai memanfaatkan serangan balik timnya ketika Razvan Marin memenangkan bola dari Paulo Dybala di lini tengah.

Namun sundulan Matthijs de Ligt dari umpan silang Juan Cuadrado dan penyelesaian Dusan Vlahovic yang menerima umpan terobosan dari Paulo Dybala akhirnya berhasil membalikkan keadaan untuk kemenangan 1-2 bagi Juventus.

Kemenangan ini tentu saja sangat penting bagi¬†The Old Lady¬†setelah mereka sebelumnya dikecewakan dalam kekalahan 0-1 dari Inter Milan di Derby d’Italia meski lebih menguasai pertandingan dan lebih banyak menciptakan peluang, hasil yang mengakhiri harapan mereka untuk bersaing memperebutkan scudetto musim ini.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Usai pertandingan, Matthijs de Ligt mengakui bahwa timnya tampil lambat dalam pertandingan mereka melawan Cagliari dan kehilangan bola terlalu sering, tapi pada akhirnya senang mampu bangkit dan meraih kemenangan.

“Kami memulai dengan buruk, langsung ketinggalan satu gol, mungkin kami terlalu lamban, kehilangan bola terlalu mudah, sehingga menjadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi pada akhirnya kami berhasil menang,” kata bek Belanda kepada Sky Sport Italia.

“Saya lebih suka langsung bermain setelah kalah. Kami sekarang memiliki satu pertandingan per minggu, kami harus berlatih keras untuk menang dan hari ini kami pantas menang.”

PILARWIN
PILARWIN
IBOSport
MACAUBET

Klasemen Serie A

SebelumnyaPrediksi Euro 2020: Bakal Ada Juara Baru, Tapi Bukan Perancis
SelanjutnyaTawaran FINAL Man Utd Untuk De Jong, Siap Jadikan Dia Pemain Bayaran Tertinggi di Inggris!